Buka Cabang Baru, Bolu Susu Lembang Hadirkan Promo SERBU (Serba Rp30 Ribu)

Akhir 2017 lalu, saya pernah menuliskan tentang salah satu oleh-oleh khas Bandung yang dinamakan, Bolu Susu Lembang, di salah satu blog saya yang lain. Teman-teman bisa baca artikelnya tentang Bolu Susu Lembang di Blog Hilmangraha. Di artikel tesebut, saya membahas soal peluncuran produk Bolu Susu Lembang.

Fenomena Bolu Susu Lembang

bolu susu lembang

Setahun lebih sesudah peluncuran, Bolu Susu Lembang pun mulai dikenal banyak orang. Tidak sedikit orang yang mencari Bolu Susu Lembang sebagai oleh-oleh khas atau hanya sekadar cemilan untuk dimakan. Popularitasnya bahkan mengalahkan kue-kue artis yang sempat merajarela.

Bolu Susu Lembang juga jadi fenomenal lantaran banyaknya agen yang menjual kue ini, baik resmi maupun tidak resmi. Biasanya agen atau mitra resmi menjual Bolu Susu Lembang dengan harga yang normal, yang tidak terlalu jauh dengan harga aslinya. Sementara agen tak resmi biasa menjual lebih mahal kisaran Rp45 ribuan ke atas. Agen tidak resmi ini biasa ditemukan di pinggir jalan kota Bandung.

Fenomena tersebut tentu menjelaskan bahwa Bolu Susu Lembang banyak diminati. Jujur, saya juga menyukai Bolu Susu Lembang, terutama untuk rasa original dan coklat.

bolu susu lembang

Oh yah, bagi yang belum tahu, Bolu Susu Lembang ini memiliki tiga rasa. Yang pertama adalah original, kedua rasa coklat, ketiga rasa vanilla. Belakangan, hadir Bolu Susu Lembang rasa baru, yakni rasa Colenak. Jadi sekarang ada Bolu Susu Lembang rasa keempat.

Promo SERBU

bolu susu lembang

Sambutan baik dari masyarakat Bandung Raya maupun luar Bandung Raya, Bolu Susu Lembang menghadirkan promo yang dinamakan promo SERBU atau promo “Serba Rp30 ribu. Dari namanya, jelas kalau promo ini menawarkan harga satu boks Bolu Susu Lembang dengan hanya Rp30 ribu saja. Tentu ini lebih murah dari harga aslinya yang mencapai Rp33 sampai Rp35 ribu.

Namun, untuk mendapatkan promo SERBU ini, ada syarat dan ketentuannya. Berikut syarat dan ketentuan promo SERBU.

  1. Promo berlangsung dari 29 Juni 2019 sampai 7 Juli 2019. 
  2. Promo hanya berlaku untuk pembelian minimal 3 kotak Bolu Susu Lembang dan berlaku kelipatan. 
  3. Promo berlaku di seluruh toko resmi Bolu Susu Lembang, kecuali Store Bandara Husein Sastranegara dan Store Stasiun Bandung Pintu Utara 
  4. Promo tidak berlaku di toko mitra usaha
  5. Promo tidak berlaku untuk pembelian melalui layanan pesan antar (Gojek, Grab, atau sejenisnya)

Promo ini tentu dihadirkan dengan berbagai alasan. Salah satunya menjawab tantangan karena banyaknya agen tidak resmi yang menjual Bolu Susu Lembang  dengan harga yang mahal. Dengan promo SERBU, diharapkan banyak orang lebih memilih membeli Bolu Susu Lembang di toko resminya.

Pembukaan Toko Baru

bolu susu lembang

Promo SERBU juga tidak semata-mata menjawab fenomena harga Bolu Susu Lembang yang tinggi. Promo SERBU juga dihadirkan sebagai perayaaan kehadiran tiga toko baru Bolu Susu Lembang. Ketiga toko baru tersebut berada di tiga titik pusat keramaian Kota Bandung, yakni:

Bolu Susu Lembang Jalan Riau
Jl. R.E. Martadinata No.57, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
0811-1500-146
https://maps.app.goo.gl/P2a8Xqb4yvq67cPd6

Bolu Susu Lembang Dago
Jl. Ir. H. Juanda No.116, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132
0811-1500-146
https://maps.app.goo.gl/TPfgi1XLSgajNTTBA

Bolu Susu Lembang Cihampelas
Jl. Cihampelas No.153-159, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
0811-1500-146
https://maps.app.goo.gl/WECnqPSfyHhYfswj9

Nah, kebetulan, saya mendatangi salah satu toko baru Bolu Susu Lembang, yakni Bolu Susu Lembang yang ada di Jalan Riau. Toko ini menghadirkan banyak produk Bolu Susu Lembang dengan berbagai rasa. Ada juga produk Bolu Susu Lembang yang hadir dengan kotak kecil. Harganya kalau tidak salah hanya Rp17 ribuan saja.

bolu susu lembang

Selain itu, di toko Bolu Susu Lembang Jalan Riau, terdapat berbagai cemilan lain dari berbagai merek. Jadi kalau datang ke toko ini, tidak usah sungkan juga untuk berbelanja cemilan lainnya. Kuy, segera ke toko Bolu Susu Lembang

 

 

Advertisements

15 Makanan Hits Bandung yang Bisa Dipesan via GO-FOOD

Bandung terkenal dengan kulinernya yang enak-enak. Tak heran jika Bandung kemudian dijuluki sebagai surga kuliner. Hampir setiap tempat dan sudut kota Bandung selalu hadir restoran yang menyajikan makanan enak dan berkesan. Tak heran, jika banyak dari luar kota yang datang ke Bandung untuk wisata kuliner.

Orang Bandung sendiri juga suka dan bangga dengan kuliner yang ada di Bandung. Hal ini terlihat dari banyaknya orang memesan kuliner khas Bandung yang dipesan lewat layanan di aplikasi GO-JEK, GO-FOOD.  Yah berkat layanan antar makanan ini, banyak restoran yang kemudian berkembang dan laris manis. Ini membuktikan kalau GO-JEK telah berhasil menerapkan 3 pilarnya di kota Bandung. Ketiga pilar yang dimaksud adalah Social Impact, Speed, dan Innovation.

Sukses menerapkan 3 pilar tersebut, terlihat dari 15 merchant yang bisa berkembang dan berhasil bersama GO-FOOD. Ke-15 restaurant tersebut adalah sebagai berikut.

1. Makaroni Ngehe

Makaroni Ngehe

Tidak bisa dipungkiri orang Bandung itu suka kuliner Bandung yang pedas-pedas. Tak heran jika kemudian Makaroni Ngehe menjadi makanan kuliner paling hits yang bisa kamu pesan via Go-FOOD.

Betapa tidak, cemilan ini merupakan cemilan gurih yang memiliki tingkat level pedas yang unik.  Unik karena level pedasnya bukan angka tetapi apa yah. Coba bayangkan nama-nama ini: Ciwit Bu Tina, Kepret Pak Endang, dan, Pitnah Bu Lilis. Kalau melihat tingkat kepedasannya sih mungkin rasanya kayak gitu kali. Coba barangkali ada saudara atau tetangga kamu yang namanya Tina terus suruh ciwit (cubit) kamu, nah gitu kali yah rasa pedasnya.

2. Seblak Jebred

Seblak jebred

Seblak merupakan kuliner merakyat yang nikmat pedas dan menggoyang lidah tiada tara dan sudah jadi bagian tidak terpisahkan dari orang-orang Bandung. Nah, seblak kini hadir dengan konsep “premium” tapi harga dan rasa masih tetap merakyat.

Rasa merakyat artinya yah rasa Seblak Jebred itu cocok pisan sama lidah orang Bandung.  Ada plihan level pedas dan juga topingnya lho. Lokasi Seblak Jebred ada di Buah Batu  dan Dago nih. Kalau kamu gak dekat dengan kedua lokasi ini, jangan khawatir kan kamu juga bisa pesan lewat GO-FOOD.

3. Sate Taichan Buah Batu

Sate Taichan

Kalau mau jajan sate taichan yang tidak biasa, maka kamu wajib mencicipi Sate Taican Buah Batu.  Tahu kan sate taichan?  Itu lho sate khas daging ayam yang tidak dibumbui seperti sate pada umumnya. Khusus Sate Taichan Buah Batu, kamu bakal merasakan nikmatnya sate yang aduhai dan beda. Kayaknya sih ada resep rahasia dibalik enaknya sate ini. Coba yuk!

4. Bakso Aci Mas Jay

Bakso Aci Mas Jay

Kalau kamu pingin kuliner bakso yang kekinian dan lagi hits, coba atuh Bakso Aci Mas Jay ini. Katanya bakso aci ini terkenal karena tekstur yang lembut dan juga kuah merapinya. Pilihan toping yang beragam juga membuat bakso ini terkenal di Bandung dan sering dipesang lewat G0-FOOD.

5. Martabak San Francisco

Martabak San Fransisco

Martabak di Bandung yang kekinian tidak lepas dari satu nama ini. Teman-teman saya di kantor juga kalau ingin martabak selalu ingin pesan Martabak San Fransisco. Cukup berlasan sih martabak ini terkenal karena sudah berdiri sejak 1976. Sudah berpengalaman ditambah rasanya yang nikmat membuat  orang Bandung ketagihan untuk terus memesan Martabak San Fransisco.

6. Ayam Madu si Bangkong

Ayam Madu Si Bangkong

Kalau mau kuliner ayam yang beda yah ayam madu dari Ayam Madu si Bangkong jawabannya. Ayam madunya terkenal enak dan restorannya selalu penuh. Tidak aneh jika pesanan via GO-FOOD melonjak tinggi mengingat padatnya antrian di restoran ini.

7. Batagor H. Isan

Batagor H Isan

Nah kalau yang satu ini cocok buat kamu yang suka batagor. Mau jajan batagor yang enak rasanya dan tak terlupakan, Batagor H. Isan jawabannya. Batagor H. Isan sudah lama hadir di Bandung dan bahkan disebut sebagai pelopor batagor di Bandung. Karena namanya yang sudah terkenal, tidak berlebihan jika pesanan di GO-FOOD untuk membeli batagor di Batagor H. Isan cukup tinggi.

8. Bebek Om Aris

Bebek Om Aris

Bandung memang surganya kuline, termasuk untuk kuliner khas bebek. Banyak kan yah bebek goreng yang dijual di pinggiran jalan. Tapi asal kamu tahu, bebek goreng khas Bebeke Om Aris yang berlokasi di Dipatiukur adalah juaranya. Banyak yang sudah mengakui enaknya bebek goreng di restoran ini. Selain itu, sambel pedasnya juga katanya juga nikmat. Hmmm penasaran? Ya udah pesan aja via GO-FOOD.

9. Sambal Karmila

Sambal Karmila

Ini nih restoran yang menghadirkan sambal dengan berbagai variasi rasa mulai dari sambal cabe merah, ijo, dan lainnya.. Tapi restoran ini tidak sekadar mengunggulkan sambalnya.  Sambal Karmila juga terkenal dengan ayamnya yang enak. Salah satunya adalah ayam bumbu 35 rempah yang mantap sekali dan patut kamu coba.

10. Martabak Mertua

Martabak Mertua

Kalau mau martabak yang enak dan beda, maka martabak dari Martabak Mertua pilihannya. Martabak di restoran ini tidak hanya menjual martabak coklat atau martabak yang umum ada di penjual martabak lainnya.

Di Martabak Mertua, ada martabak dengan berbagai toping. Salah satunya adalah mozarella smoke beef keju. Keunikan topingnya yang beda ini yang membuat martabak ini terkenal dan sering dipesan.

11. Cau Nugget

Cau Nugget

Cau Nugget  kalau bahasa Indonesia berarti Nugget Pisang. Pemberian nama ini lantaran pisang goreng yang dijual bentuknya seperti nugget dengan dilumuri coklat, matcha, bubblegum, dan lainnya membuat Cau Nugget benar-benar pisang goreng yang enak dan menggoda. Pantes aja pesanan di GO-FOOD cukup tinggi, lihat gambarnya aja jadi kepingin.

12. Bubur Ayam Mang H. Oyo

Bubur Mang H Oyo

Sejak saya tinggal di Bandung saat usia 13 tahun, saat itulah saya mulai mengenal bubur ini. Bubur Ayam Mang H. Oyo memang bubur paling terkenal di Bandung. Selain rasanya yang memang sudah terkenal enak bubur ini juga tekenal karena tidak tumpah. Hmmm menarik yah. Kayanya banyak orang Bandung yang sarapan dengan bubur ini nih.

13. Babakaran

Babakaran
Gambar via https://hilmangraha.blogspot.com/2017/07/belajar-dari-ayobandungcom.html

Restoran babakaran kekinian ini menawarkan makanan khas daging yang dibakar. Umumnya sih sate, seperti sate ayam, sate sapi, dan lainnya. Tapi tidak cuman sate, babakaran juga menawarkan mie dengan kuah terpedas yang pernah ada yaitu mie lautan api. Saya pernah merasakan mie lautan api  kuahnya yang memang super pedas sekali. Sate dan mie kuah pedasnya sih memang bikin nagih. Pesen lagi ah.

14. Mie Tulang dan Mie Ceker Sukagalih

Mie Tulang dan Mie Ceker Sukagalih

Sesuai namaya, mie ini ada di daerah Sukagalih. Mie tulang dan mie ceker disini adalah makanan favorit dan banyak disukai orang. Betapa tidak, sajian mie yang dicampur ceker dan tulang pasti akan membuat kamu tergoda untuk memakannya.

Namun, yang mengejutkan adalah tempat ini justru terkeal lewat kue cubitnya. Aneh juga sih yah tapi mungkin justri itulah keunikan restoran ini. Plus harga disini terbilang terjangkau lho.

15. Ayamayaman

Ayam-ayaman

 

Restoran ini menyajikan banyak variasi ayam. Kamu bisa pilih menu ayam rasa lokal ataupun rasa internasional (apalah), western maksudnya. Yang pasti bakal bikin kamu tertarik, harga di restoran ini tergolong terjangkau lho untuk mahasiswa.

Nah itulah 15 restoran di Bandung yang paling banyak digandrungi di GO-FOOD alias banyak dipesan lewat aplikasi GO-FOOD. Jika kamu suka  dan tergoda dengan semua makanan tersebut, langsung saja order via GO-FOOD. Sudah punya aplikasinya kan? Tinggal unduh kok di playstore, GO-JEK. Nah, di aplikasi GO-JEK ini, tersedia layanan GO-FOOD yang memungkinkan kamu memesan makanan kesukaanmu. Jangan lupa untuk memesa 5 makan popular di atas yah.

Ada “Jomlo” dan yang “Berjamaah” di Mie Merapi

*Tulisan kali ini, saya akan mengatasnamakan diri Admin H 

Admin H pada 3 Juni 2017, berkesempatan makan di restoram Mie Merapi Cabang Buah Batu Bandung. Admin H tidak sendirian, ada teman-teman Blogger Bandung kece lain yang nemenin Admin H makan.

Berhubung Juni 2017 ini adalah bulan puasa, Admin H jelas tidak makan di siang bolong. Admin H menunggu Magrib untuk makan enak di Mie Merapi Bandung. Yap, sesuai namanya, hidangan utama di restoran ini adalah Mie.

Oh yah Admin H sempat ragu datang ke acara ini. Pasalnya, Admin H pikir nanti buka puasanya, menu yang disajikan itu yah Mie. Dan itu kurang baik bagi Admin H yang memiliki badan tambun ini.

Kekhawatiran Admin H ternyata berlebihan. Di Mie Merapi, menu yang tersaji bukan hanya menu yang menghidangkan mie saja tetapi juga ada hidangan lain yang tentunya akan bikin Admin H kenyang tiada tara.

Admin H dan teman-teman Blogger Bandung ternyata disajikan dengan menu baru di Ramadan 2017 ini. Menu tersebut adalah soto. Yah, wahai pembaca, kamu bisa mendapatkan soto di restoran mie. Tak perlu kaget yah.

Jangan kaget juga kalau harga sotonya ini hanya Rp 14.380.

Wow wowowow

Perlu pembaca tahu yah, harga Soto di pinggiran itu berkisar 10 sampai 15 ribu. Bahkan ada yang lebih. Tapi di Mie Merapi, dengan harga Rp 14.380, kamu bisa makan enak dengan tempat yang luas dan nyaman. Yah, meskipun suasana di restoran ini tampak seperti kedai biasa tapi tetap unik sih. Sentuhan warna merah dan ornamen di dinding cukup membuat saya betah disini. Lihat aja deh suasana tempatnya.

Berselfie dulu
Keramaian di Mie Merapi Saat Berbuka Puasa

Kok jadi ngomongin tempat yah, Admin H lanjut cerita tentang Soto seharga Rp 14.380 yah. Soto baru ini dihidangkan dengan 3 jenis kuah yang berbeda. Admin H kebetulan mencicipi ketiga jenis kuahnya.

1. Kuah Merapi

Kuah berwarna merah dengan sensasi cabe yang menurut Admin H sebenarnya ga terlalu pedas. Kuahnya seperti Tomyang sih (tepatnya kuah mie rasa tomyang karena tomyang asli, Admin H belum pernah coba). Ini kuah paling enak menurut Admin H karena sensasi gurihnya. Kalau ada kurang, yah kurang pedas lah, hehehehe.

Oh yah, kuah merapi ini sebenarnya bisa lebih pedas kalau milih level pedas tingkat tinggi. Maklum yang disajikan ke Admin H cuman Level 1. Ingat yah Level 1.hehe

2. Kuah Kampung

Gimana yah menjelaskan Soto dengan kuah ini? Warna bening kuah kampung bikin Admin H mikir dulu sebelum cicip. Kayaknya rasanya bakal seperti bakso bening yang dibeli Admin H kalau lagi sakit.

3. Kuah Kare

Admin H penyuka Mie Instant rasa Kare. Tapi soto dengan kuah kare di Mie Merapi jelas lebih enak. Masih gurih kuah Merapi sebenarnya, tapi dibandingkan soto kuah kampung, soto kuah kare jelas lebih gurih.

3 Kuah Soto yang Patut Dicoba apalagi Kuah Merapi

“Cuman soto aja yah, Admin H tidak makan yang lain?”

Karena Admin H tergolong “gembul”, jelas Admin H pesan bakal protes kalau jauh-jauh meratapi macetnya Jalan Buah Batu hanya untuk makan soto #halah.

Karena Admin H datang bareng-bareng dengan komunitas, ada paket yang cocok buat kami-kami ini. Paket baru yang pasti tak boleh dilewatkan.
Nama paketnya adalah

PAKET BUNDLING

Bukan…. ini bukan paket bundling operator dan vendor hape. Ini paket bundling yang akan bikin perut-perut kamu kenyang.

Ada 2 jenis paket bundling yang ditawarkan, apa itu? Itu adala “Jomblo” dan “Berjamaah”, (sesuai judul tulisan ini).

1. Paket Jomblo

Nama paket ngenes sih. Tapi makanan yang disajikan gak ngenes. Karena kalau kamu pesan paket ini kamu bakal kenyang makan sendirian. Harganya pun murah meriah cuman 20 ribu.

2. Paket Berjamaah

Nah paket ini adalah paket yang bisa dinikmatin oleh 4 orang dengan harga hanya Rp95.000. Mura sekali lho guys, karena dengan harga segitu kamu menang banyak lewat sajian yang bikin kenyang.

Pilih yang Mana?

Santapan yang bisa dipilih di paket bundling ini, yaitu

– Nasi Chicken Bulgogi
– Nasi Sop Kitel
– Yamin Baso
Minuman:
– Es Teh Manis Jumbo

Camilan*:

– Cireng bumbu rujak isi 10 buah

(Khusus Paket Berjamaah, paket jomlo mah apa atuuuuh..)

Nih yah Admin H kasih tau, diantara 3 tipe makanan utama pilihlah Nasi Chicken Bulgogi. Ini enak lho beneran. Admin H sampe nyesel ga milih Nasi Chicken Bulgogi.

Nasi Chicken Bulgogi

Admin H ceritanya pesen Nasi Sop Kitel karena penasaran. Eh ternyata Nasi Sop Kitel ini biasa aja sih meskipun kuahnya enak. Tapi berhubung sudah ada kuah soto, rasanya jadi sia-sia cicip Nasi Sop Kitel. Tapi buat yang suka sop daging sih gakan masalah.

Yang terakhir, Yamin Baso. Kebetulan karena kekenyangan, Admin H tidak mencicipi Yamin Baso. Admin H cuman cicip basonya aja sih satu. Karena perut Admin H kenyang, jadi ga bisa nentuin sih enak engganya. maaf yah.

Setelah icip semua, perut Admin H kenyang. Karena sudah tidak ada lagi makanan, yah Admin H pulang darisitu.com. Tapi ingat, Admin H punya tekad, nanti bakal datang lagi ke Mie Merapi buat makan lahap Nasi Chicken Bulgogi.

Penasaran dengan Mie Merapi? Langsung aja cek mana nih cabang yang paling dekat dengan rumah kamu

Mie Merapi

Jl Pahlawan no. 24 Bandung, 022 – 2045 3485
Jl Dipatiukur no. 60 Bandung, 022 – 2045 3606
BIP Foodcourt Bandung, 0812 2078 4945
Jl Buah Batu no. 172 Bandung, 022 – 7351 5102
Jl Lurah no. 26, Cimahi, 022 2066612
Dan jangan lupa Follow Sosmed Mie Merapi ya kaka!

Instagram : @miemerapi
Twitter : @miemerapi
Facebook : Mie Merapi

Belajar Menjadi Food Blogger

1

 

Jujur saja, saya sudah lama tidak menulis blog. Sudah terhitung sejak posting terakhir. Maklum saja, 3 bulan ini saya tidak bisa fokus dan boleh dikatakan kehilangan arah. Bukan apa-apa, 3 bulan terakhir saya melakukan persiapan menjelang pernikahan saya yang Insya Allah akan dilaksanakan pada 30 April 2016.

Postingan terkahir di blog saya adalah 29 Februari 2016. Setelah itu, saya disibukan dengan berbagai persiapan, fokus kerjaan, dan hal-hal lainnya.

Fokus saya terhadap persiapan pernikahan ini mengabaikan banyak hal penting. Saya tidak ikut lomba-lomba blog yang bertebaran itu, tidak bisa mengurus blog saya yang lain, dan juga jarang ikut kegiatan-kegiatan blog. Kalaupun ikut, itu karena saya ada waktu.

Tetapi jujur, dan ini jangan dituruti, saya datang dan saya abai untuk menulis.

Seperti pada acara yang berlangsung di Trans Studio Mall bandung, yakni Urflavor Market. Acara yang satu ini berlangsung pada Sabtu 13 Februari 2016. Dan, baru kali ini, atau 2 bulan lebih saya baru bisa menuliskannya.
Jujur saja saya merasa bersalah karena hal ini. Tetapi tidak ada salahnya telrambat daripada tidak sama sekali.

Jadi begini, mulai 2016 ini saya mulai mengurangi untuk datang ke acara review makanan. Jujur saja, saya suka makan tetapi saya tidak lihai dalam melakukan ulasan tentang makananan. Selain itu saya sedang mencoba diet meskipun saya tahu kemudian saya selalu gagal.

Yang lebih penting sebenarnya karena ilmu dalam mengulas makanan atau restoran yang saya pelajari itu kurang.

Nah, kebetulan pada Sabtu 13 Februari 2016 lalu, saya mendapatkan ilmu. Ilmu yang bermanfaat jika suatu saat nanti saya kembali melakukan review makanan.

Kebetulan di acara tersebut ada dua orang yang sering review makanan. Yang pertama adalah Putra Agung, orang dibalik akun The Food Explorer,. Yang kedua adalah Mba Ika Rahma dari Dapur Hangus. Kedua orang ini memberikan tips penting tentang cara review makanan.

Saya lupa detailnya,, saya sempat rekam videonya. Tapi kebetulan terhapus karena si Hape kesayangan sedang rusak.

Jadi, dari dua orang tersebut saya dapat beberapa tips tentang review makanan.

  • Peka Terhadap Rasa

Yang pertama seorang food blogger haruslah punya kepekaan yang bagus terhadap rasa. Itu artinya, seornag food blogger atau orang yang sering mengulas makanan harus punya indera pengecap yang lebih baik dibandingkan orang biasa.

Jika hal ini dimiliki oleh seornag food blogger, bukan tidak mungkin suatu saat bisa menjadi juri acara makanan. Untuk yang satu ini saya harus benar-benar belajar karena jujur saja indera


  • Mengetahui Teknik Memotret Makanan

Kalau saya datang ke acara review makanan, saya tidak pernah memperhitungkan untuk harus seperti apa makanan saya potret. Yang penting saya memotret dari atas dan semua makanan yang tersaji tertangkap kamera.

Ternyata hal tersebut kurang tepat. Seorang food blogger haruslah mengetahui teknik memotret makanan. Tujuannya agar makanan yang difoto ketika dibagikan di media sosial bisa mengundang selera orang. Tujuan lainnya adalah agar foto tersebut lebih terlihat menjual.

Mbak Ika Rahma sedikit menjelaskan teknik memotretnya yakni dengan cara mengethaui Eye Level, Angle Bird Eye (Flat Lay), dan soal 30-40 derajat kemiringan saat memotret.
Selain kedua food blogger tersebut, pada acara yang berlangsung meriah karena banyaknya jajanan makanan, hadir seorang pengingat kesehatan, yakni dr.David dari DF Clinic. Pak David menjelaskan tentang pentingnya seorang food blogger dalam menjaga gizi dan makanan. Maklum, banyaknya datang ke restoran membuat soerang food blogger sering melahap apapun.

Pak David menjelaskan tentang pentingnya keseimbangan makanan. Misalnya soal makanan gorengan yang digoreng emnggunakan minyak sawit jenuh. Ini tidak baik karena minyak yang baik untuk menggoreng adalah minyak kelapa yang memiliki sifat tak jenuh. Penjelasan Pak David mengingatkan saya agar berhenti atau setidaknya mengurangi makanan yang digoreng.

Dan yang lebih penting, Pak David menegaskan kalau kita semua, siapapun itu harus juga sering memakan buah dan sayuran. Gunanya buah dan sayuran ini adalah untuk menetralkan tubuh yang keseringan makan makanana kalori tinggi. Sudah pasti kan kalau ke restoran menunya itu hmmm enak tetapi kalorinya itu yang bikin tubuh gemuk.

Banyak yang saya dapatkan ketika acara ini tetapi karena kesibukan dan bisa juga karena kemalasan saya menuliskan hal ini, saya jadi lupa. Heheh maafkan. Saya akan lebih rajin algi menulis sesudah acara. Hehehe

#MaranggiSteakFest, Sisi Berbeda dari Purwakarta

Purwakarta punya cerita. Sebuah cerita yang bahkan saya anggap biasa menjadi luar biasa ketika terlbat didalamnya.

Saya terlibat dalam cerita Purwakarta. Tepatnya, di satu malam pada Sabtu, 5 Desember 2015. Bukan soal tentang bupati yang katanya kontroversial atau soal lainnya yang ramai dibicarakan di media massa.

Saya terlibat dalam cerita berbeda yang justru membuat saya lupa cerita– cerita Purwakarta yang banyak beredar di media.

Cerita itu adalah Festival Steak Maranggi. Sebuah cerita menarik dari sebuah kabupaten yang dulu saya pandang sebelah mata saja ketika pergi dari Bandung ke Jakarta.

Gerbang Depan Festival Steak Maranggi
Gerbang Depan Festival Steak Maranggi

Apa sih istimewanya Festival Steak Maranggi?

Ada banyak cerita istimewa yang saya alami ketika berada di gelaran Festival Steak Maranggi atau #MaranggiSteakFest.
Pertama, sebelum event berlangsung, saya punya kesempatan ngobrol terlebih dulu bersama Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Pada kesempatan ngobrol tersebut, saya baru tahu kalau gelaran #MaranggiSteakFest ini bertujuan untuk lebih memasyaratkan steak khas dari Purwakarta.

Ngobrol dan makan dengan Bupati Purwakarta
Ngobrol dan makan dengan Bupati Purwakarta

Pernyataan tersebut merujuk pada pertanyaan dalam hati saya : “mengapa tidak sate saja yang diangkat?”

Dan ternyata, sate maranggi yang khas Purwakarta itu sudah dikenal. Pak Dedi Mulyadi perlu merasa melahirkan makanan khas tersendiri, yakni sebuah produk makanan baru yang tetap mencirikan khas Purwakarta.

Dan, makanan tersebut adalah Steak Maranggi. Pemilihan steak bertujuan agar Purwakarta punya steak khas sendiri yang tak kalah dengan steak dari luar negeri. Sementara penamaan “maranggi” mengacu pada ciri khas rasa sate Maranggi itu sendiri.

Kedua, saya berkesempatan berkunjung ke salah satu museum. Tapi, kujungan museum ini tidak ada hubungannya sih dengan event utamanya, yakni #MaranggiSteakFest.

Saya akan lewatkan cerita tentang kunjungan saya ke museum bernama Bale Panyawangan tersebyt. Nanti saya akan bercerita tentang museum yang saya datangi tersebut di lain kesempatan.
Ketiga, event utama yang tersaji, yakni event #MaranggiSteakFest yang berlangsung pada malam harinya.
Event inilah cerita utama saya di Purwakarta. Event ini juga yang membuat saya sedikit kagum dengan Purwakarta. Betapa tidak, event bertajuk festival ini dikemas dengan kemasan acara yang luar biasa.

Terlihat dari pembukaan festival yang diawali dengan tarian yang cukup menarik.

Tarian pembukaan Festival Steak Maranggi
Tarian pembukaan Festival Steak Maranggi

 

Dilanjut dengan sambutan dan gunting pita sebagai dibukannya ajang Festival Steak Maranggi ini.

Prosesi Gunting Pita
Prosesi Gunting Pita

Konsep utama festival ini sendiri adalah lomba menyajikan steak maranggi yang diikuti oleh para pelajar yang menjadi perwaklian dari sekolahnya masing-masing. Tentu saja sekolah yang ada di Kabupatan Purwakarta.

Pada event ini, mereka para pelajar tersebut harus bisa membuat steak maranggi terenak. Dan para peserta juga harus membuat steak langsung di tempat.

Ini contoh steak dari salah satu peserta.

Steak Maranggi buatan salah satu peserta
Steak Maranggi buatan salah satu peserta

Oh yah, penentuan pemenang pada gelaran ajang ini ditentukan oleh dewan juri. Dan, juri yang berkesempatan menilai adalah si cantik Chef Aiko.

//platform.twitter.com/widgets.js

 

Sayangnya, saya tidak berkesempatan melihat siapa pemenangnya. Hujan pada malam ini membuat saya harus berteduh dan sedikit menjauh dari kerumunan masa yang datang pada tiap-tiap tenda untuk sekadar mencoba steak maranggi buatan peserta.

Uniknya, meskipun hujan, ada beberapa orang yang tetap antusias dan mengikuti gelaran event ini. Tentu ini menandakan bahwa Festival Steak Maranggi ini menarik perhatian masyarakat Purwakarta pada khsuusnya dan juga masyarakat di luar Purwakarta pada umumnya. Beberapa media yang meliput acara ini menandakan bahwa acara ini juga mengundang perhatian ke banyak orang.

Kerumunan Orang di Festival Steak Maranggi
Kerumunan Orang di Festival Steak Maranggi

Itulah sekelimut cerita saya tentang #MaranggiSteakFest atau Festival Steak Maranggi yang digelar di Purwakarta. Sebuah cerita yang cukup menarik dan bisa melihat Purwakat lebih dekat dan berbeda.