ASUS VivoBook S14 S433 dan Alasan Mengapa Harus Memilih Laptop Intel 10th Generation

Saya setuju dengan pendapat soal laptop bukan sekadar tentang spesifikasi seperti prosesor, kartu grafis, dan lainnya. Tetapi juga fungsi secara keseluruhan itu sendiri yang membuat sebuah laptop memang layak di kelas harganya.

Meskipun demikian, prosesor selalu jadi peranan paling penting dari sebuah perangkat komputer, laptop khusus. Karena prosesor merupakan otak dari bagaimana sebuah laptop bisa berjalan dengan lancar dan baik. 

Laptop dengan prosesor yang mumpuni jelas akan membuat performa si laptop bisa lebih maksimal. Laptop dengan prosesor Intel misalnya. Laptop dengan Intel Core i5 dan intel Core i7 dianggap sebagai laptop yang memiliki performa baik. Laptop dengan prosesor ini mampu menghadirkan kinerja yang optimal, terutama untuk kebutuhan produktivitas seperti membuat konten grafis atau video. 

Karena itu, ketika kadang saya mendapat pertanyaan soal laptop yang performanya bagus dan layak digunakan, saya sering menyarankan untuk memakai minimal Intel Core i5. Namun, saya tidak sekadar memberikan saran tipe Intel Core i5 tetapi juga generasi yang digunakan. 

Di 2020, tentu saya tidak akan menyarankan memilih laptop dengan Intel Core i5 generasi ke-7 atau bahkan generasi ke-6. Meskipun tipe laptop ini sudah jarang di pasaran. Untuk 2020, tentunya akan lebih baik jika memakai Intel 10th generation atau Intel generasi ke-10. 

Mengapa Harus Intel Generasi ke-10? 

Intel Core i 10th Gen

“Mengapa harus memakai Intel generasi ke-10?

Mengapa tidak generasi lain?

Kan sama-sama Intel Core i5 atau Intel Core i7?”

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan harus dipahami, bahwa tiap tahun, teknologi prosesor akan selalu berkembang terus. Teknologi prosesor Intel Core generasi ke-5 tentu akan berbeda dengan Intel Core generasi ke-10 meski sama-sama menawarkan Intel Core i5. Teknologi ini bisa berupa kecepatan prosesor, cache memory, TDP, dan konsumsi daya prosesor tersebut. Bahkan proses pembuatan prosesor tersebut berbeda. 

Tiap generasi prosesor biasanya menjanjikan peningkatan performa yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Seperti contohnya Intel Core i5-10210U dan Intel Core i7-10510U. Kedua prosesor tersebut adalah prosesor Intel Core generasi ke-10 dengan kode nama Comet Lake. 

Prosesor Comet Lake ini merupakan prosesor Intel Core generasi ke-10 dengan fabrikasi 14mm yang lebih optimal. Seringkali juga disebut 14nm++++. Untuk laptop, tipe prosesor yang digunakan adalah tipe U yang sering nempel di akhir seri.

Karena itu, prosesor Intel Core i5-10210U dan Intel Core i7-10510U merupakan dua diantaranya banyaknya prosesor Comet Lake-U, yang merupakan versi lebih baik dari generasi sebelumnya, yakni Whiskey Lake-U. 

Peningkatan lebih baik tersebut yakni penggunaan frekuensi turbo yang tinggi yang mencapai 300 MHz dan dukungan RAM tipe DDR4-2666 and LPDDR3-2133. Peningkatan lain adalah dukungan jumlah core sampai 6 core, 12 threads. Tipe 6 core ini khusus untuk prosesor Intel Core i7 10710U dan Intel Core i7 10810U. 

Sementara Intel Core i5-10210U dan Intel Core i7-10510U menawarkan 4 core, 8 threads. Meskipun hadir dengan 4 core, kedua prosesor ini mampu menawarkan performa yang oke, terlebih untuk kebutuhan produktivitas. 

Intel Core i5-10510U menawarkan kecepatan dasar 1.6 GHz dengan kecepatan maksimal 4.2 GHz dan memiliki 6M cache. Sementara Intel Core i7-10510U menawarkan kecepatan dasar 1.8 GHz dengan kecepatan maksimal 4.9 GHz dan memiliki 8MB cache. Kedua prosesor sama-sama menawarkan prosesor grafis terintegrasi Intel UHD. 

Untuk sebuah prosesor laptop,  Intel generasi ke-10 Comet Lake ini memang fokus menawarkan kecepatan maksimal dengan clock yang tinggi. Fokus dari prosesor Intel generasi ke-10 ini untuk “productivity powerhouse” alias produktivitas yang kencang dengan clock yang tinggi. 

Selain clock tinggi, prosesor Intel generasi ke-10 juga menawarkan fitur seperti dukungan Thunderbolt 3 dan Wi-Fi 6 atau Wi-Fi IEEE 802.11 AX. Dukungan Wi-Fi 6 sangat penting, terutama untuk kreator konten atau pemakai laptop yang butuh kecepatan internet lewat Wifi yang tinggi.  

Hal ini karena WiFi 6 mendukung 4x bandwidth dibandingkan generasi sebelumnya, yakni WiFi 5. Kecepatannya bahkan lebih dari 2x lipat dari WiFi 5, yakni 9,6Gbps.Tetapi fitur ini memang bakal optimal jika modem wifi yang digunakan juga memakai WiFi 6.  Selengkapnya soal Intel Core i generasi ke-10 Comet Lake dapat dilihat pada gambar di bawah ini. 

Selain memiliki clock yang tinggi dan juga dukungan Wi-Fi 6, Intel generasi ke-10 Comet Lake juga memiliki konsumsi daya yang lebih rendah. Hal ini penting karena biasanya pengguna laptop akan membawa laptopnya kemana-mana sehingga keawetan baterai tentu jadi pertimbangan tersendiri. 

Alasan Memilih ASUS VivoBook S14 S433

Dengan spesifikasi tersebut, tentunya memilih laptop dengan prosesor Intel Core i5-10210U dan Intel Core i7-10510U sangat direkomendasikan. Terlebih fitur-fitur yang dimilikinya tampak pas dengan kondisi sekarang yang fokus mencari laptop untuk kerja dan produktivitas. Terutama generasi Z, yang banyak memakai laptop untuk membuat konten video atau untuk menunjang kebutuhan kerja dan tugas kuliah atau sekolah mereka. 

Dan laptop yang bisa dipilih untuk hal tersebut adalah ASUS VivoBook S14 S433. Laptop ini bisa jadi rekomendasi utama saya ketika ada yang bertanya soal laptop dengan Intel Core i5 atau Intel Core i7. Tidak hanya itu, laptop ini juga akan saya rekomendasikan untuk orang-orang sebagai berikut. 

1. Untuk yang Suka Desain Menarik 

4 varian model ASUS VivoBook S14 S433 yang menarik

ASUS VivoBook S14 S433 ini sangat cocok dipilih untuk mereka yang butuh laptop berkelas dengan desain yang menarik. Terlebih karena laptop ini hadir dengan 4 pilihan warna menarik. Pilihan warna tersebut diantaranya adalah Indie Black, Gaia Green, Dreamy Silver dan Resolute Red.

Selain itu, ASUS VivoBook S14 S433 juga sangat pas dipilih untuk yang suka memasang sticker di bodi laptopnya. Apalagi ASUS mendesain laptop ini agar penggunanya bisa menempelkan sticker dengan bebas di bodi laptop. 

Coba tengok saja logo ASUS VivoBook yang ada di laptop ini yang lebih condong ke pinggir, tidak di tengah. Ternyata, penempatan logo ini agar bisa memberi ruang untuk memasang sticker. Apalagi, yang membeli akan mendapat sticker lucu dan menarik kreasi dari seniman bernama Muchlis Fachri alias Muklay. 

ASUS VivoBook S14 S433

Penambahan sticker ini jelas sesuai dengan karakter generasi Z yang muda dan ekspresif. Cukup menarik bukan?

2. Untuk yang Suka Performa Stabil dan Nyaman untuk Multitasking 

ASUS VivoBook S14 S433 ini menawarkan performa yang tinggi berkat dukungan Intel Core i generasi ke-10 seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Prosesor ini ditandemkan dengan RAM 8GB 2666MHz DDR4. 

Tidak ada slot untuk upgrade RAM tetapi kehadiran RAM 8GB 2666MHz DDR4 sudah sangat mumpuni karena sudah dual channel. Perlu diingat, bahwa performa sebuah prosesor akan semakin meningkat dan lebih baik jika RAM yang digunakan memakai konfigurasi dual channel, bukan single channel. 

Hal ini jelas akan membuat ASUS VivoBook S14 S433 memiliki performa yang stabil dan nyaman digunakan. Dipakai untuk multitasking juga sudah oke dan tidak akan membebani begitu berat prosesornya. Hasil dari benchmark seperti Cinebench R20 dan PCMark 10 juga menunjukan kalau performa dari laptop ini benar-benar bagus. 

3. Untuk yang Suka Membuat Konten dan Hiburan Main Gim 

Karena kini banyak platform yang membuat orang harus kreatif, maka muncul segmentasi baru untuk laptop, yakni laptop untuk kreator konten. Laptop tipe ini biasanya adalah laptop yang sudah cukup layak untuk dijadikan andalan dalam membuat konten. Contohnya membuat konten video dan konten grafis. 

Dan hal tersebut sudah terpenuhi oleh ASUS VivoBook S14 S433. Pasalnya, ASUS VivoBook S14 S433 memiliki performa grafis Nvidia Geforce MX250 2 GB GDDR5 dengan kemampuan full power. Harus diingat, ada juga Nvidia Geforce MX250 yang disematkan di sebuah laptop tetapi performanya dibatasi alias tidak full power. 

Kemampuan dari grafisnya ini terbukti dari hasil 3D Mark yang besar. Hal ini juga membuat laptop ini juga sebenarnya bisa digunakan untuk bermain game esport dan kasual. Cek hasil skor 3D Mark yang tergolong tinggi yang menunjukan performa laptop ini juga cocok untuk kerjaan sedikit berat. 

Dukungan layar laptop ini juga jadi salah satu spesifikasi pendukung yang menegaskan kalau laptop ini benar-benar untuk kreator konten. Pasalnya, layar laptop ini menawarkan tipe layar dengan dengan fitur sRGB 100% yang dikombinasikan dengan Splendid dan True2Life agar layar memiliki kualitas tampilan yang oke. 

Layar laptop ini juga memiliki bezel tipis yang ASUS sebut sebagai NanoEdge Display. Berkat teknologi ini, layar laptop ini memiliki 85% screen-to-body-ratio. Untuk resolusinya, laptop ini hadir dengan layar layar 14 inci beresolusi 1920 x 1080 piksel dan memiliki panel IPS level. 

4. Untuk yang Suka Upgrade Storage 

ASUS VivoBook S14 S433

Tidak mendukung upgrade RAM, bukan berarti laptop ini alfa dari upgradable. Justru di bagian storage, laptop ini memungkinkan pemakainya meningkatkan kapasitas storage yang digunakan. 

Untuk storage bawaanya sendiri, laptop ini hadir dengan Intel® Optane™ Memory H10 with Solid State Storage 512GB. Storage ini memiliki kecepatan baca dan tulis yang baik seperti terlihat pada hasil CrystalDisk Mark berikut ini. 

Skor tersebut menegaskan kalau kemampuan SSD tergolong bagus dan cepat. Jika kurang puas dengan storage yang ada, pengguna bisa menambahkan storage SSD NVME PCIE lewat slot M.2. Penggunaan SSD tentunya akan membuat performa menjadi lebih baik. 

5. Untuk yang Suka Fitur Premium 

ASUS VivoBook S14 S433 adalah laptop yang menilik spesifikasi yang ditawarkan termasuk cukup masuk akal harganya. Tidak terlalu mahal tetapi menariknya, laptop ini sudah dibekali dengan itur premium seperti fingerprint sensor, teknologi fast charging, serta backlit keyboard.  

Kehadiran fingerprint sensor tentunya akan sangat berguna untuk mereka yang butuh fitur keamanan. Fitur ini sangat berguna untuk  mendukung login dengan mudah lewat fitur Windows Hello> Karena fitur ini memanfaatkan  sensor sidik jari alias fingerprint sensor yang tersedia di laptop ini.

Fitur fast charging atau pengisian cepat tentu sangat dibutuhkan untuk mereka yang tidak mau menunggu lama waktu pengecasan. ASUS mengklaim kalau laptop ini dapat terisi sampai 60% dalam waktu 49 menit. 

Sementara backlit keyboard adalah fitur yang berguna untuk kenyamanan mengetik, terlebih mengetik di tengah malam. Keyboard-nya juga tergolong nyaman dan sangat cocok untuk para penulis. Seperti saya contohnya yang rajin mengetik 10 jari, tentunya saya akan memilih laptop dengan fitur keyboard yang nyaman ketika digunakan mengetik. 

Kombinasi prosesor Intel Core i generasi ke 10 yang dipadukan dengan spesifikasi mumpuni dan terkemas dalam sebuah laptop dengan desain menawan, membuat laptop ini layak dipilih. Tidak hanya untuk generasi Z, tidak hanya untuk kreator konten, tetapi juga untuk mereka yang butuh laptop dengan performa mumpuni, bahkan dipakai untuk bermain gim sekalipun. 

Dengan hadirnya laptop ini, saya tidak akan lagi kesulitan merekomendasikan bagi mereka yang butuh laptop dengan Intel Core i5 atau Intel Core i7. Bahkan, saya sendiri pun sangat tergoda untuk memiliki laptop ini sebagai andalan saya dalam bekerja dan mendukung kegiatan blogging. 

Tertarik dengan ASUS VivoBook S14 (S433)? Jika tertarik, simak terlebih dahulu spesifikasi lengkap dari ASUS VivoBook S14 (S433) berikut ini.

Spesifikasi ASUS VivoBook S14 (S433)

Main Spec. ASUS VivoBook S14 (S433)
CPU Intel® Core™ i7-10510U Quad Core Processor (8M Cache, up to 4.9 GHz)

Intel® Core™ i5-10210U Quad Core Processor (6M Cache, up to 4.2 GHz)

Operating System Windows 10
Memory 8GB DDR4 RAM
Storage 512GB M.2 NVMe™ PCIe® SSD with 32GB Intel® Optane™ Memory
Display 14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) NanoEdge Display, 100% sRGB
Graphics NVIDIA GeForce MX250 with 2GB GDDR5 VRAM

Integrated Intel HD Graphics 520

Input/Output 1x USB 3.2 (Gen1) Type-C, 1x USB 3.2 (Gen1) Type-A, 2x USB 2.0 Type-A, HDMI, Audio Jack, MicroSD card reader
Camera 720p HD camera
Connectivity Wi-Fi 6(Gig+)(802.11ax), Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2
Audio Built-in speaker, Built-in microphone, Audio by ICEpower®//harman/kardon (Mainstream)
Battery 50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
Dimension 32.40 x 21.30 x 1.59 ~ 1.59 cm
Weight 1.4Kg with battery
Colors Gaia Green, Resolute Red, Dreamy White, Indie Black
Warranty 2 tahun garansi global