ASUS VivoBook S14 S433 dan Alasan Mengapa Harus Memilih Laptop Intel 10th Generation

Saya setuju dengan pendapat soal laptop bukan sekadar tentang spesifikasi seperti prosesor, kartu grafis, dan lainnya. Tetapi juga fungsi secara keseluruhan itu sendiri yang membuat sebuah laptop memang layak di kelas harganya.

Meskipun demikian, prosesor selalu jadi peranan paling penting dari sebuah perangkat komputer, laptop khusus. Karena prosesor merupakan otak dari bagaimana sebuah laptop bisa berjalan dengan lancar dan baik. 

Laptop dengan prosesor yang mumpuni jelas akan membuat performa si laptop bisa lebih maksimal. Laptop dengan prosesor Intel misalnya. Laptop dengan Intel Core i5 dan intel Core i7 dianggap sebagai laptop yang memiliki performa baik. Laptop dengan prosesor ini mampu menghadirkan kinerja yang optimal, terutama untuk kebutuhan produktivitas seperti membuat konten grafis atau video. 

Karena itu, ketika kadang saya mendapat pertanyaan soal laptop yang performanya bagus dan layak digunakan, saya sering menyarankan untuk memakai minimal Intel Core i5. Namun, saya tidak sekadar memberikan saran tipe Intel Core i5 tetapi juga generasi yang digunakan. 

Di 2020, tentu saya tidak akan menyarankan memilih laptop dengan Intel Core i5 generasi ke-7 atau bahkan generasi ke-6. Meskipun tipe laptop ini sudah jarang di pasaran. Untuk 2020, tentunya akan lebih baik jika memakai Intel 10th generation atau Intel generasi ke-10. 

Mengapa Harus Intel Generasi ke-10? 

Intel Core i 10th Gen

“Mengapa harus memakai Intel generasi ke-10?

Mengapa tidak generasi lain?

Kan sama-sama Intel Core i5 atau Intel Core i7?”

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan harus dipahami, bahwa tiap tahun, teknologi prosesor akan selalu berkembang terus. Teknologi prosesor Intel Core generasi ke-5 tentu akan berbeda dengan Intel Core generasi ke-10 meski sama-sama menawarkan Intel Core i5. Teknologi ini bisa berupa kecepatan prosesor, cache memory, TDP, dan konsumsi daya prosesor tersebut. Bahkan proses pembuatan prosesor tersebut berbeda. 

Tiap generasi prosesor biasanya menjanjikan peningkatan performa yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Seperti contohnya Intel Core i5-10210U dan Intel Core i7-10510U. Kedua prosesor tersebut adalah prosesor Intel Core generasi ke-10 dengan kode nama Comet Lake. 

Prosesor Comet Lake ini merupakan prosesor Intel Core generasi ke-10 dengan fabrikasi 14mm yang lebih optimal. Seringkali juga disebut 14nm++++. Untuk laptop, tipe prosesor yang digunakan adalah tipe U yang sering nempel di akhir seri.

Karena itu, prosesor Intel Core i5-10210U dan Intel Core i7-10510U merupakan dua diantaranya banyaknya prosesor Comet Lake-U, yang merupakan versi lebih baik dari generasi sebelumnya, yakni Whiskey Lake-U. 

Peningkatan lebih baik tersebut yakni penggunaan frekuensi turbo yang tinggi yang mencapai 300 MHz dan dukungan RAM tipe DDR4-2666 and LPDDR3-2133. Peningkatan lain adalah dukungan jumlah core sampai 6 core, 12 threads. Tipe 6 core ini khusus untuk prosesor Intel Core i7 10710U dan Intel Core i7 10810U. 

Sementara Intel Core i5-10210U dan Intel Core i7-10510U menawarkan 4 core, 8 threads. Meskipun hadir dengan 4 core, kedua prosesor ini mampu menawarkan performa yang oke, terlebih untuk kebutuhan produktivitas. 

Intel Core i5-10510U menawarkan kecepatan dasar 1.6 GHz dengan kecepatan maksimal 4.2 GHz dan memiliki 6M cache. Sementara Intel Core i7-10510U menawarkan kecepatan dasar 1.8 GHz dengan kecepatan maksimal 4.9 GHz dan memiliki 8MB cache. Kedua prosesor sama-sama menawarkan prosesor grafis terintegrasi Intel UHD. 

Untuk sebuah prosesor laptop,  Intel generasi ke-10 Comet Lake ini memang fokus menawarkan kecepatan maksimal dengan clock yang tinggi. Fokus dari prosesor Intel generasi ke-10 ini untuk “productivity powerhouse” alias produktivitas yang kencang dengan clock yang tinggi. 

Selain clock tinggi, prosesor Intel generasi ke-10 juga menawarkan fitur seperti dukungan Thunderbolt 3 dan Wi-Fi 6 atau Wi-Fi IEEE 802.11 AX. Dukungan Wi-Fi 6 sangat penting, terutama untuk kreator konten atau pemakai laptop yang butuh kecepatan internet lewat Wifi yang tinggi.  

Hal ini karena WiFi 6 mendukung 4x bandwidth dibandingkan generasi sebelumnya, yakni WiFi 5. Kecepatannya bahkan lebih dari 2x lipat dari WiFi 5, yakni 9,6Gbps.Tetapi fitur ini memang bakal optimal jika modem wifi yang digunakan juga memakai WiFi 6.  Selengkapnya soal Intel Core i generasi ke-10 Comet Lake dapat dilihat pada gambar di bawah ini. 

Selain memiliki clock yang tinggi dan juga dukungan Wi-Fi 6, Intel generasi ke-10 Comet Lake juga memiliki konsumsi daya yang lebih rendah. Hal ini penting karena biasanya pengguna laptop akan membawa laptopnya kemana-mana sehingga keawetan baterai tentu jadi pertimbangan tersendiri. 

Alasan Memilih ASUS VivoBook S14 S433

Dengan spesifikasi tersebut, tentunya memilih laptop dengan prosesor Intel Core i5-10210U dan Intel Core i7-10510U sangat direkomendasikan. Terlebih fitur-fitur yang dimilikinya tampak pas dengan kondisi sekarang yang fokus mencari laptop untuk kerja dan produktivitas. Terutama generasi Z, yang banyak memakai laptop untuk membuat konten video atau untuk menunjang kebutuhan kerja dan tugas kuliah atau sekolah mereka. 

Dan laptop yang bisa dipilih untuk hal tersebut adalah ASUS VivoBook S14 S433. Laptop ini bisa jadi rekomendasi utama saya ketika ada yang bertanya soal laptop dengan Intel Core i5 atau Intel Core i7. Tidak hanya itu, laptop ini juga akan saya rekomendasikan untuk orang-orang sebagai berikut. 

1. Untuk yang Suka Desain Menarik 

4 varian model ASUS VivoBook S14 S433 yang menarik

ASUS VivoBook S14 S433 ini sangat cocok dipilih untuk mereka yang butuh laptop berkelas dengan desain yang menarik. Terlebih karena laptop ini hadir dengan 4 pilihan warna menarik. Pilihan warna tersebut diantaranya adalah Indie Black, Gaia Green, Dreamy Silver dan Resolute Red.

Selain itu, ASUS VivoBook S14 S433 juga sangat pas dipilih untuk yang suka memasang sticker di bodi laptopnya. Apalagi ASUS mendesain laptop ini agar penggunanya bisa menempelkan sticker dengan bebas di bodi laptop. 

Coba tengok saja logo ASUS VivoBook yang ada di laptop ini yang lebih condong ke pinggir, tidak di tengah. Ternyata, penempatan logo ini agar bisa memberi ruang untuk memasang sticker. Apalagi, yang membeli akan mendapat sticker lucu dan menarik kreasi dari seniman bernama Muchlis Fachri alias Muklay. 

ASUS VivoBook S14 S433

Penambahan sticker ini jelas sesuai dengan karakter generasi Z yang muda dan ekspresif. Cukup menarik bukan?

2. Untuk yang Suka Performa Stabil dan Nyaman untuk Multitasking 

ASUS VivoBook S14 S433 ini menawarkan performa yang tinggi berkat dukungan Intel Core i generasi ke-10 seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Prosesor ini ditandemkan dengan RAM 8GB 2666MHz DDR4. 

Tidak ada slot untuk upgrade RAM tetapi kehadiran RAM 8GB 2666MHz DDR4 sudah sangat mumpuni karena sudah dual channel. Perlu diingat, bahwa performa sebuah prosesor akan semakin meningkat dan lebih baik jika RAM yang digunakan memakai konfigurasi dual channel, bukan single channel. 

Hal ini jelas akan membuat ASUS VivoBook S14 S433 memiliki performa yang stabil dan nyaman digunakan. Dipakai untuk multitasking juga sudah oke dan tidak akan membebani begitu berat prosesornya. Hasil dari benchmark seperti Cinebench R20 dan PCMark 10 juga menunjukan kalau performa dari laptop ini benar-benar bagus. 

3. Untuk yang Suka Membuat Konten dan Hiburan Main Gim 

Karena kini banyak platform yang membuat orang harus kreatif, maka muncul segmentasi baru untuk laptop, yakni laptop untuk kreator konten. Laptop tipe ini biasanya adalah laptop yang sudah cukup layak untuk dijadikan andalan dalam membuat konten. Contohnya membuat konten video dan konten grafis. 

Dan hal tersebut sudah terpenuhi oleh ASUS VivoBook S14 S433. Pasalnya, ASUS VivoBook S14 S433 memiliki performa grafis Nvidia Geforce MX250 2 GB GDDR5 dengan kemampuan full power. Harus diingat, ada juga Nvidia Geforce MX250 yang disematkan di sebuah laptop tetapi performanya dibatasi alias tidak full power. 

Kemampuan dari grafisnya ini terbukti dari hasil 3D Mark yang besar. Hal ini juga membuat laptop ini juga sebenarnya bisa digunakan untuk bermain game esport dan kasual. Cek hasil skor 3D Mark yang tergolong tinggi yang menunjukan performa laptop ini juga cocok untuk kerjaan sedikit berat. 

Dukungan layar laptop ini juga jadi salah satu spesifikasi pendukung yang menegaskan kalau laptop ini benar-benar untuk kreator konten. Pasalnya, layar laptop ini menawarkan tipe layar dengan dengan fitur sRGB 100% yang dikombinasikan dengan Splendid dan True2Life agar layar memiliki kualitas tampilan yang oke. 

Layar laptop ini juga memiliki bezel tipis yang ASUS sebut sebagai NanoEdge Display. Berkat teknologi ini, layar laptop ini memiliki 85% screen-to-body-ratio. Untuk resolusinya, laptop ini hadir dengan layar layar 14 inci beresolusi 1920 x 1080 piksel dan memiliki panel IPS level. 

4. Untuk yang Suka Upgrade Storage 

ASUS VivoBook S14 S433

Tidak mendukung upgrade RAM, bukan berarti laptop ini alfa dari upgradable. Justru di bagian storage, laptop ini memungkinkan pemakainya meningkatkan kapasitas storage yang digunakan. 

Untuk storage bawaanya sendiri, laptop ini hadir dengan Intel® Optane™ Memory H10 with Solid State Storage 512GB. Storage ini memiliki kecepatan baca dan tulis yang baik seperti terlihat pada hasil CrystalDisk Mark berikut ini. 

Skor tersebut menegaskan kalau kemampuan SSD tergolong bagus dan cepat. Jika kurang puas dengan storage yang ada, pengguna bisa menambahkan storage SSD NVME PCIE lewat slot M.2. Penggunaan SSD tentunya akan membuat performa menjadi lebih baik. 

5. Untuk yang Suka Fitur Premium 

ASUS VivoBook S14 S433 adalah laptop yang menilik spesifikasi yang ditawarkan termasuk cukup masuk akal harganya. Tidak terlalu mahal tetapi menariknya, laptop ini sudah dibekali dengan itur premium seperti fingerprint sensor, teknologi fast charging, serta backlit keyboard.  

Kehadiran fingerprint sensor tentunya akan sangat berguna untuk mereka yang butuh fitur keamanan. Fitur ini sangat berguna untuk  mendukung login dengan mudah lewat fitur Windows Hello> Karena fitur ini memanfaatkan  sensor sidik jari alias fingerprint sensor yang tersedia di laptop ini.

Fitur fast charging atau pengisian cepat tentu sangat dibutuhkan untuk mereka yang tidak mau menunggu lama waktu pengecasan. ASUS mengklaim kalau laptop ini dapat terisi sampai 60% dalam waktu 49 menit. 

Sementara backlit keyboard adalah fitur yang berguna untuk kenyamanan mengetik, terlebih mengetik di tengah malam. Keyboard-nya juga tergolong nyaman dan sangat cocok untuk para penulis. Seperti saya contohnya yang rajin mengetik 10 jari, tentunya saya akan memilih laptop dengan fitur keyboard yang nyaman ketika digunakan mengetik. 

Kombinasi prosesor Intel Core i generasi ke 10 yang dipadukan dengan spesifikasi mumpuni dan terkemas dalam sebuah laptop dengan desain menawan, membuat laptop ini layak dipilih. Tidak hanya untuk generasi Z, tidak hanya untuk kreator konten, tetapi juga untuk mereka yang butuh laptop dengan performa mumpuni, bahkan dipakai untuk bermain gim sekalipun. 

Dengan hadirnya laptop ini, saya tidak akan lagi kesulitan merekomendasikan bagi mereka yang butuh laptop dengan Intel Core i5 atau Intel Core i7. Bahkan, saya sendiri pun sangat tergoda untuk memiliki laptop ini sebagai andalan saya dalam bekerja dan mendukung kegiatan blogging. 

Tertarik dengan ASUS VivoBook S14 (S433)? Jika tertarik, simak terlebih dahulu spesifikasi lengkap dari ASUS VivoBook S14 (S433) berikut ini.

Spesifikasi ASUS VivoBook S14 (S433)

Main Spec. ASUS VivoBook S14 (S433)
CPU Intel® Core™ i7-10510U Quad Core Processor (8M Cache, up to 4.9 GHz)

Intel® Core™ i5-10210U Quad Core Processor (6M Cache, up to 4.2 GHz)

Operating System Windows 10
Memory 8GB DDR4 RAM
Storage 512GB M.2 NVMe™ PCIe® SSD with 32GB Intel® Optane™ Memory
Display 14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) NanoEdge Display, 100% sRGB
Graphics NVIDIA GeForce MX250 with 2GB GDDR5 VRAM

Integrated Intel HD Graphics 520

Input/Output 1x USB 3.2 (Gen1) Type-C, 1x USB 3.2 (Gen1) Type-A, 2x USB 2.0 Type-A, HDMI, Audio Jack, MicroSD card reader
Camera 720p HD camera
Connectivity Wi-Fi 6(Gig+)(802.11ax), Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2
Audio Built-in speaker, Built-in microphone, Audio by ICEpower®//harman/kardon (Mainstream)
Battery 50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
Dimension 32.40 x 21.30 x 1.59 ~ 1.59 cm
Weight 1.4Kg with battery
Colors Gaia Green, Resolute Red, Dreamy White, Indie Black
Warranty 2 tahun garansi global

 

Mengapa ASUS ZenBook 3 UX390 Adalah Laptop yang Layak Anda Pilih?

“Kenapa memilih Macbook?” tanya saya pada pimpinan yang sekaligus teman di tempat saya bekerja.

“Biar ada lebih prestise ketika bertemu klien atau saat presentasi”. Ujarnya sembari membuka kardus Macbook yang baru saja datang ke kantor kami.

Kejadian itu selalu membuat saya selalu berpikir, apa benar, suatu produk bermerek memiliki nilai lebih (dalam hal ini prestise) dbandingkan produk lain yang sejenis atau diatasnya? Apa lantas, orang akan kagum ketika kita presentasi dan melihat laptop kita adalah sebuah Macbook?

Saya pikir, ini tidak relevan. Tidak ada yang salah ketika orang memutuskan membeli Macbook. Tapi apakah benar-benar orang membutuhkan laptop tersebut? Atau hanya sekadar biar memiliki nilai tersendiri dihadapan orang lain?

Padahal, ada banyak produk laptop lain yang sejenis Macbook yang secara spesifikasi lebih mumpuni. Salah satunya adalah Zenbook, seri laptop Asus yang memilih desain tipis dan ditujukan untuk kalangan profesional atau pebisnis. Secara identitas produk, ceruk pasar Zenbook dengan Macbook sama.

Zenbook hadir dengan berbagai varian. Satu diantarnya yang menarik perhatian saya dan bisa mengalahkan Macbook, adalah Zenbook 3 UX390.

Saya melihat Zenbook 3 UX390 ini sebagai produk unggulan dari Asus untuk menyasar kaum pebisnis muda dan para pekerjaan eksekutif. Ini terlihat dari bentuk desain, spesifikasinya, serta berbagai keunggulan yang ditawarkannnya membuat laptop ini memiliki nilai lebih yang membuat orang bisa meninggakan Macbook.

Saya bukan sembarang ngomong, sudah banyak yang melakukan ulasan pada produk ZenBook UX390 ini. Ingin rasanya, saya menyarankan pada bos untuk memilih produk ini dibanding yang sekarang ia punya. Tapi, mau gimana lagi, pasti dia tidak akan goyah. Apalagi saran dari saya.

Oke, mari sekarang melihat, ZenBook UX390 lebih dalam agar Anda tahu mengapa saya menyarankan laptop ini kepada Anda (termasuk bos saya di tempat kerja).

Performa Unggul di Kelasnya

Kabylake adalah kode prosesor Intel generasi ke-7. Prosesor ini adalah optimalisasi dari generasi sebelumnya, Skylake. Namanya optimalisasi, jelas ada banyak keunggulan yang tidak didapatkan dibanding versi sebelumnya.

Contoh jelas adalah teknologi fabrikasi 14nm+ yang disematkan pada Kabylake. Sementara generasi sebelumnya hanya 14nm tanpa embel-embel plus. Prosesor Kabylake ini jadi “senjata utama” yang tersemat dalam ZenBook 3 UX390 lewat seri Intel Core i7-7500U.

Seperti generasi sebelumnya, Intel selalu membedakan tipe untuk desktop dan mobile. Untuk komputer jinjing tipis atau istilah Intel adalah Ultrabook, mereka selalu menambahkan embel-embel “U” yang mengacu pada prosesor hemat daya.

Maka tak heran, jika ZenBook 3 UX390 sebagai laptop yang hemat daya karena memiliki TDP 15W.

Memakai prosesor hemat daya, apa itu berarti akan membuat ZenBook UX390 kehilangan performanya?

Jelas tidak1

Pemilihan Intel i7-7500U sebagai dapur pacu ZenBook UX390 bukan tanpa sebab. Hemat saya, Asus menyematkan prosesor Intel i7-7500U sebagai penyokong kebutuhan para pengguna yang menginginkan laptop dengan kinerja terbaik tetapi tetap hemat daya.

Saya buat ilustrasi tentang keunggulan Intel Kabylake i7-7500U berikut ini.

Secara teknis, Intel i7-7500U mampu memberikan kecepatan hingga 3,5 Ghz, seperti yang tertera pada gambar tersebut.  Tapi nilai berbeda dengan apa yang diklaim ASUS  bahwa kecepatan prosesor ZenBook UX390 bisa sampai 3,1Ghz. Perbedaan angka ini sebenarnya tidak terlalu mencolok mengingat nilai angkanya tidak terpaut jauh dan sama-sama diatas 3,1Ghz. Tampaknya, ASUS mengatur kecepatan tidak terlalu tinggi untuk kestabilan performa dan daya.

Dukungan RAM 16GB DDR3 yang sudah mendukung konfigurasi dual channel membuat laptop ZenBook UX390 bisa menghasilkan performa yang berjalan secara simultan sehingga membuat proses saat menyala di awal lebih cepat

Dengan prosesor 2 Core dan 4 Threads yang didukung dengan pengolah grafis Intel HD Graphics 620 membuat laptop ini bisa menjalankan berbagai pekerjaan berat, terutama untuk yang berurusan dengan grafis atau multimedia.

Dukungan RAM 16GB DDR3 yang sudah mendukung konfigurasi dual channel membuat laptop ZenBook UX390 bisa menghasilkan performa yang berjalan secara simultan sehingga membuat proses saat menyala di awal lebih cepat

Performa ZenBook UX390 makin kencang berkat penyimpanan tipe NVMe SSD. SSD itu adalah jenis penyimpanan yang lebih baik dibanding HDD. Nah, di ZenBook UX390 ini, SSD digunakan dengan tambahan fitur NVMe atau Non-Volatile Memory yang akan bekerja secara cepat saat proses komputasi. Katanya sih, kinerja SSD ini bisa melakukan 64.000 perintah dalam satu waktu.

Berdasarkan spesifikasi tersebut, sangat jelas, jika ZenBook UX390 ini memiliki kinerja yang tergolong tinggi. Hal ini juga terbukti lewat tes benchmark yang dilakukan Selular.ID yang saya sertakan gambarnya berikut ini.

Gambar via Selular.ID

 

Desain yang Tipis Mendukung Mobilitas Tinggi

Bobot yang ringan yakni 910 gram dengan dimensi yang super tipis menjadi kelebihan dari ZenBook 3 UX390. Dengan ukuran tersebut, tidak berlebihan menyebut laptop ini sebagai laptop dengan ketipisan yang teramat tipis yang bahkan melebihi ketipisan dari Macbook yakni hanya 11,9 m.

Tak percaya? Cek pada gambar berikut ini.

Gambar via Selular.ID

Sudah terbukti bukan? ZenBook 3 UX390 tampak lebih pantas untuk mobilitas tinggi dibanding Macbook. Desain laptop ini juga tidak sembarangan. Bentuk rupa yang elegan dengan desain khasn Zenbok yakni Concentric Circle Design membuat laptop ini memiliki nilai keindahan tersendiri yang tidak bisa ditemukan di laptop lain, termasuk di Macbook sekalipun.

Mau varian warna rose gold, quartz grey dan royal blue, semuanya sama, tampak berkilau elegan dan membuat penggunanya lebih percaya diri.

Varian Warna ASUS ZenBook 3 UX390

Tidak berlebihan memang menyebut ZenBook 3 UX390 sebagai laptop atau Ultrabook dengan desain yang tak bisa dikalahkan di kelasnya. Berkat proses produksi desain memakai pahatan diamond cut dengan struktur lapisan alumunium alloy yang biasa digunakan di pesawat terbang yang melekat pada laptop ini membuat laptop ini tampak memiliki desain yang kuat. Apalagi laptop ini sudah melalui prosesos anodizing atau anodisasi yang berfungsi membuat laptop ini tahan terhadap korosi.

Apa artinya hal tersebut? Artinya, ZenBook 3 UX390 tidak didesain sembarangan. ZenBook 3 UX390 dihadirkan sebagai laptop yang bisa jadi “senjata ampuh” atau teman untuk pengguanya dalam jangka waktu lama tanpa menurunkan nilai desiannya di kemudian hari.

 

Dukungan Sistem Operasi Windows 10 Pro

Zenbook 3 UX390 sudah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10 Pro. Dengan sistem operasi ini, Anda bisa lebih produktif dalam mengerjakan berbagai tugas yang banyak karena sistem operasi memang ditujukan untuk kalangan profesional

Contohya melakukan pekerjaan secara multitasking, membuat agenda, browsing, mengetik, membuat presentasi, sampai untuk aktivitas hiburan seperti menonton film maupun bermain game bisa dilakukan dengan Windows 10 Pro yang tertanam di Zenbook 3 UX390.

Hadirnya Windows 10 tentu menjadi solusi yang bagus karena Anda tidak perlu memasang Windows 10 lagi (apalagi menginstal versi bajakan). Kehadiran sistem operasi Windows 10 ini bisa jadi solusi yang tepat dalam menemani segala aktivitas Anda dalam hal produktif maupun hiburan.

Kehadiran Windows Hello misalnya. Akses ke Windows Hello lebih mudah karena kehadiran sensor sidik jari sehingga Anda tidak perlu menuliskan password untuk masuk. Tak ada lagi istilah lupa password karena Anda bisa mengakses Windows dengan sekali sentuhan.

 

Layar yang Menampilkan Visual yang Nyata

Keunggulan lain dari ZenBook 3 UX390 adalah layarnya yang memiliki bezel tipis 7,6mm tapi mampu menghasilkan visual yang nyata dengan tampilan kontras warna yang tajam. Dilengkapi dengan panel NTSC besaran color gamut 72 persen, laptop yang hadir dengan dimensi 12.5-inci Full HD dan sudut pandang hingga 178 mampu memberikan visual yang detail.

Bukan cuman itu, layarnya juga memiliki kecerahan gambar sangat tinggi sampai 300 nits. dan nilai kontrast 1000:1.

Asus benar-benar mengoptimalkan layar ZenBook 3 UX390 ini tidak hanya terpaku pada hardware tatapi juga software. Dukungan 3 aplikasi khusus pada layar ini adalah buktinya. Ketiga aplikasi tersebut adalah

1. Asus Splendid Technology

Aplikasi ini menghadirkan kemampuan mengoptimalkan tampilan gambar sebaik dan seciamik mungkin pada berbagi kondisi. Ada empat fitur dalam teknologi software ini yakni:

  • Normal Mode, yang memiliki fungsi untuk menampilkan visual yang cocok untuk penggunaan sehari-hari.
  • Eye Care Mode, fitur yang bermanfaat untuk penggunaan laptop dalam jangka waktu lama dengan mengubah kecerahan pada cahaya biru di layar untuk direduksi sehingga lebih ramah untuk retina mata.
  • Vivid Mode, fitur yang menamplkan visual dengan ktnras warna dan gambar yang tajam. Sangat cocok digunakan ketika menonton video atau foto.
  • Manual mode, seperti namanya mode ini adalah mode manual yang memungkinkan bebas mengatur tampilan gambar sesuka hati.

2. TruVivid

TruVivid merupakan teknologi yang mampu mengubah tampilan umum pada layar dan mengoptimalkan agar layar lebih sempurna kejernihan,kecerahan dan tingkat responsifitas pada layar.

TruVivid bekerja dengan mengubah desain layar sehingga tampilan lebih jelas dan mengurangi pantulan bayang. Sederhannya, teknologi layar yang biasanya terdiri dari empat lapisan (pelindung kaca, panel sentuh, celah udara dan modul LCD) diubah menjadi dua lapisan saja.

3. Tru2Life Video

Sesuai namanya, fitur ii akan bekerja maksimal ketika layar menampilkan sebuah video. Dengan fitur ini pengguna akan dapat menikmati tampilan gambar yang lebih realistis pada video sehingga tampilan video tampak lebih tajam dan warnanya lebih akurat.

Optimalisasi layar yang dilakukan Asus pada ZenBook 3 UX390 benar-benar patut diacungi jempol. Kombinasi harware mumpuni dan software pendukung membuat ZenBook 3 UX390 akan dinilai sebagai laptop yang memiliki tampilan visual yang nyata.

Semua teknologi layar pada ZenBook 3 UX390 tetap aman, bahkan terhadap goresan sekalipun. Mengapa? Karena Asus telah menyematkan pelindung Gorilla Glass 4 pada layarnya sehingga layarnya jelas akan aman dari gangguan debu atau hal-hal lainnya.

Untuk mengetahui detail spesifikasi layar ZenBook 3 UX390 bisa disimak pada gambar berikut.

 

 

 

Fitur Lain yang Keren dari ZenBook 3 UX390

Selain keunggulan yang sudah disebutan, ZenBook 3 UX390 juga memiliki fitur-fitur lain. Fitur-fitur ini adalah pelengkap yang membuat ZenBook 3 UX390 memiliki nilai tambah sehingga layak untuk dipinang.

Fitur-fitur tersebut adalah

1. Port USB Type C 3.1 Multifungsi

ZenBook 3 UX390 tidak memiliki banyak port seperti umumnya sebuah laptop. Hanya ada satu port pada bagian kanan samping. Posisinya ada di ujung. Port ini adalah USB Type C 3.1 yang nantinya bisa tersambung dengan berbagai hal.

Yang utama adalah untuk charger baterai dan yang kedua untuk tersambung dengan konektor lain melalui Universal Dock. Jadi tidak usah khawatir jika aksesoris yang kamu punya ternyata tidak memilki lubang port. Ada Universal Dock yang bisa membantu

2. 1x combo audio jack

Audio jack jelas berfungsi untuk terhubung dengan headphone atau headset.

3. Backlit Keyboard

Keyboard pada ZenBook 3 UX390 adalah backlit keyboard yang memiliki jarak antara tombol hanya 19,8mm, Mirip dengan keyboard desktop pada umumnya. Tentu ini saja membuat fungsi keyboard jadi lebih bermanfaat buat pengguna untuk menghindari kesalahan ketik atau typo.

Yang mengesankan dari keyboard ZenBook 3 UX390 adalah kedalaman setiap key-nya yakni 0.8mm. Apa artinya ini? Jika dibandingkan dengan pesaing, maka kedalaman keyboard ini dua kai lebih dalam untuk kenyamanan pengetikan. Bahkan, Asus menjamin mengetik dengan ZenBook 3 UX390 dapat bertahan hingga 10 juta pengetikkan, 33% lebih baik dari standar industri.

4. Fingerprint Sensor

Sensor sidik jari yang sudah dibahas dibagian software Windows 10.

5. Touchpad Presisi

ZenBook 3 UX390 telah  didukung dengan touchpad yang presisi dan dirancang sangat nyaman. Tentu hal ini ditujukan agar mengetik bisa memiliki akurasi yang lebih tepat dan juga nyaman digunakan.

6. Baterai Tahan 9 Jam

Baterai pada ZenBook 3 UX390 bisa bertahan sampai 9 jam lamanya. baterainya juga mendukung pengisian cepat 49 menit untuk sampai 60%.

Penjelasan 6 fitur tadi dapat disimak pada gambar berikut ini.

7. Sonic Master

ZenBook 3 UX390 telah dilengkapi dengan kualitas audio canggih Sonic MasterPremium. Fitur pada audioZenBook 3 UX390 ini dapat disimak pada gambar berikut. 

Seperti terlihat pada gambar, ada empat fitur atau teknologi yang tersemat di ZenBook 3 UX390. Keempat teknologi tersebut bertujuan untuk menghadirkan kualitas suara yang berkualitas, berdefinisi tinggi, dan juga memberikan kualitas suara layaknya kualitas suara di bioskop.

Nah itulah alasan mengapa ZenBook 3 UX390 adalah laptop yang cocok untuk kamu gunakan. Saya sangat merekomendasikan Ultrabook ini dibandingkan Macbook. Jelas, saya juga merekomendasikan produk ini pada para eksekutif maupun pebisnis lainnya.