Langit Musik: Melawan Musik Ilegal dengan Cara Legal

Internet menjadi “surga” untuk menemukan sesuatu dengan mudah tetapi menjadi “neraka” bagi mereka pemilik hak cipta. Salah satunya musik yang hak ciptanya dilindungi undang-undang. Maklum saja, saat ini sebuah lagu atau musik bisa dengan mudah didapatkan ibarat gorengan yang dibeli di warung sebelah. Tengok saja ke mesin pencari sekelas Google, dan masukan kata kunci berupa judul lagu yang ingin Anda cari. Lihat hasilnya!

Berkat kecanggihan mesin pencari tersebut, tidak ada lagi penjualan kaset yang pada dua dasawarsa kebelakang masih cukup bagus penjualannya. Sekarang? Kaset tinggal sejarah dan orang lebih suka mendengarkan musik secara digital. Sayangnya, orang-orang tidak mendengarkan musik dari sumber yang legal. Rerata mereka mendapatkan musik hasil unduhan dari situs-situs penyedia lagu bajakan atau sejenisnya.

Karena hal ini, situs pembajakan lagu menjamur dan orang bisa dengan mudah mendapatkan musik yang mereka suka tanpa peduli bahwa musik yang mereka unduh dan dengarkan memiliki hak cipta tersendiri.

Pemerintah sebenarnya tidak diam akan hal ini. Sudah banyak situs-situs penyedia lagu atau film bajakan  yang diblokir pemerintah. Tapi ibarat pepatah, mati satu tumbuh seribu. Diblokir 100 situs, muncul 1000 situs penyedia lagu bajakan. Cerita yang tidak akan berakhir.

Tentu saja keadaan ini cukup menyedihkan karena seharusnya sebuah karya cipta perlu dihargai dan tidak didapatkan begitu saja. Apa mau dikata, kebanyakan orang kadang tidak peduli dengan sumber lagu yang mereka dapatkan. Jujur saja, termasuk saya (mungkin Anda juga).

Melawan Musik Ilegal

Maraknya pembajakan saat ini yang membuat industri musik ini sebenarnya bisa dilawan dan dihindari. Tentu bukan sekadar penutupan situs penyedia lagu bajakan saja. Langkah yang paling bagus untuk melawan musik bajakan adalah dengan cara menyediakan layanan musik yang legal dan mudah digunakan.

Sederhananya melawan musik ilegal dengan musik lega.

Apakah bisa? Bisa, karena saat ini ada penyedia musik legal yang memberikan lebih kepada penggunanya. Layanan tersebut adalah Langit Musik. Langit Musik merupakan sebuah layanan yang memungkinkan kita untuk mendengarkan musik secara legal dan mudah. Tidak ada kata bersalah dalam mendengarkan musik di layanan ini.

Yang paling menarik dari layanan Langit Musik adalah layanan yang disebut Freemium. Istilah Freemium Langit Musikbukan sekadar gimmick marketing. Layanan Freemium merupakan layanan yang benar-benar “premium” (yang umumnya berbayar) yang bisa didapatkan secara gratis. Gratis berlangganan untuk mendengarkan musik dan gratis kuota untuk mengaksesnya. Sebuah layanan yang tidak bisa didapatkan di layanan lain yang serupa.

Oh yah, Langit Musikbisa diakses melalui website Langit Musik ataupun melalui aplikasi di ponsel pintar. Saya sendiri lebih senang menggunakan layanan Langit Musik di ponsel pintar. Lebih mudah dan lebih membuat saya merasa dekat dengan musik.

Aplikasi yang Memiliki Banyak Fitur

Karena saya sering mendengarkan Langit Musik melalui aplikasi, saya akan bahas layanan ini dari sisi aplikasinya berdasarkan pengalaman saya menggunakan aplikasi LangitMusik. Oh yah ada 4 fitur yang jadi perhatian saya di aplikasi Langit Musik. Keempat fitur tersebut bisa jadi perhatian bagi pengembang Langit Musik.

1. Tampilan Desain

Jujur saja, dibandingkan mengakses via website, menggunakan Langit Musik via aplikasi lebih menyenangkan. Tampilan desain antarmuka website tidak terlalu menarik meski terlihat sederhana. Tapi jika di aplikasi, kesan musiknya kenan banget. Pemilihan warna ungu, biru dan putih yang cukup dominan di desainnya membuat aplikasi ini cukup eye catching. Latar warnanya tidak terlalu cerah sehingga membuat saya merasa nyaman saat menggunakan aplikasi ini.

Tampilan desain aplikasi dengan dominasi warna ungu

Meskipun tergolong nyaman digunakan, aplikasi Langit Musik sebenarnya kurang bersahabat ketika pertamakali digunakan. Saya saja sempat kebinungan dengan hal-hal yang ditampilkan dalam aplikasi ini. Mungkin karena banyaknya fitur yang terdapat dalam aplikasi ini. Tapi, tidak perlu waktu lama kok bagi saya untuk mengerti semua fitur yang ada di aplikasi ini.

2. Pencarian

Fitur pencarian pada aplikasi Langit Musik tergolong bagus. Algoritma pencarian musiiknya benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Semisal, jika kita mencari sebuah lagu dan hanya ingat judul lagunya, maka kita cukup masukan judul lagunya. Nanti Langit Musik akan memberikan rekomendasi (suggest) orang yang menyanyikan lagu tersebut. Mengingat seringkali ada lagu yang dinyanyikan oleh dua artis atau lebih, maka fitur ini tergolong sangat berguna.

Fitur pencarian lagu atau musisi yang tergolong baik

Fitur pencarian juga mampu memberikan hasil tak hanya judul lagu, tetapi juga nama penyanyi atau albumnya. Jika kita ingin mencari penyanyi dan judul lagunya, tentu saja hal ini lebih mudah mendapatkan apa yang kita inginkan.

Sayangnya fitur pencarian masih belum memberikan hasil pencarian berdasarkan lirik lagu. Ini penting lho karena tidak sedikit orang yang tidak tahu atau tidak ingat judulnya tetapi ingat potongan lirik lagunya.

Menerapkan fitur ini seharusnya tidak sulit, mengingat Langit Musik memiliki fitur menampilkan lirik lagu saat sebuah lagu diputar. Sebuah fitur yang menarik bagi mereka yang suka berkaraoke.

3. Kanal

Menu utama aplikasi Langiat Musik terdapat lima kanal yang terdiri dari Jelajah, #TagStation, Trending, LaguKu, dan Pemberitahuan (versi Bahasa Indonesia. Saya akan bahas sedikit tentang fitur-fitur ini.

Kanal Utama 

Fitur Jelajah memungkinkan kita sebagai pengguna untuk mencari sebuah lagu dan ha-hal yang terbaru yang ada di aplikasi. Fitur ini juga menampilkan lagu-lagu atau album yang sering disesuaikan dengan hasil pencarian. Misalnya, jika kita sering mendengarkan lagu dari musisi A, maka di bagian jelajah akan ditampilkan musisi B yang jenis musiknya hampir serupa. Atau akan tampil album lain dari musisi A yang belum kita dengarkan.

Bagi saya fitur jelajah tidak terlalu penting bahkan saya tidak pernah menggunakannnya. Jikapun saya ingin mencari sesuatu, saya lebih baik memakai fitur pencarian. Berbeda dengan kanal #TagStation dan Trending, yang benar-benar bermanfaat. #TagStation menampilkan lagu-lagu yang dikategorikan berdasarkan tanda # tertentu. Ini bagus, sayang belum optimal karena konsep media sosial yang coba diterapkan oleh Langit Musik di aplikasi masih belum maksimal.

TagStation

Kasus serupa terjadi juga di bagian Trending, yang memunculkan lagu-lagu trend di beberapa kota di Indonesia. Misalnya, kita bisa melihat lagu yang sedang trending di kota Makassar. Tiap kota punya haslil trending yang berbeda. Fitur ini akan maksimal jika aplikasi Langit Musik punya fitur untuk membandingkan lagu yang sedang ngetrend antara satu kota dengan kota lain.

kepo trending di kota lain

Kanal LaguKu tentu sangat berguna karena akan menampilkan lagu-lagu yang kita pilih untuk disimpan atau antri untuk diputar. Jadi kita tidak perlu mencari lagu lagi. Tidak ada masalah dengan fitur ini.

Sementara kanal Pemberitahuan sebenarnya kanal yang bisa dibilang kurang berguna. Entah kenapa kanal ini seperti penghias saja. Kanal ini mungkin akan lebih baik jika posisinya ada di profil kita (yang letaknya dibawah kanal utama). Jika kedepannya, Langit Musik ingin agar aplikasi ini lebih seperti media sosial, maka saran ini perlu diperhatikan.

4. Memutar Lagu

Saya tidak bisa bahas panjang lebar untuk yang satu ini. Kenapa? Karena menurut saya Langit Musik sudah cukup sukses menampilkan lagu yang diputar, lengkap dengan pilihan liriknya yang sangat membantu untuk mereka yang suka berkaraoke. Pilihan tampilan seperti disc yang memutar juga patut diacungi jempol.

Oh yah mungkin akan lebih baik jika saat memutar lagu, ada informasi lain terkait lagu tersebut. Misalnya informasi yang menciptakan lagu tersebut (baik penulis lirik dan penggubah lagu) dan tahun lagu tersebut keluar. Informasi ini tentu akan bermanfaat karena selain menghibur juga bisa menambah pengetahuan bagi pengguna yang baru menemukan lagu yang disukainya di aplikasi ini.

tampilan putar lagu sudah bagus tetapi jika ditambah informasi lagu akan tambah menarik

Secara keseluruhan, aplikasi Langit Musik secara layanan sudah tergolong sempurna. Layanan gratis dengan segala fitur menarik tentu menjadi nilai tersendiri (Layanan Freemium). Oh yah, selain layanan Freemium, Langit Musik juga menyediakan layanan berbayar yang bisa dibayarkan dengan cara memotong pulsa. Layanan berbayar ini akan membuka dua fitur penting, yang pertama adalah bisa mengunduh lagu (versi gratis hanya mendengarkan saja) dan kebebasan melakukan skip lagu (versi gratis hanya sampai 10 lagu).

Untuk menggunakan layanan berbayar atau layanan premium, ada dua pilihan, berlangganan selama 7 hari atau selama 30 hari. Saya sendiri lebih sering berlangganan untuk 7 hari saja

Berlangganan 7 Hari

Untuk melakukan semua hal itu, dibutuhkan nomor Telkomsel. Nomor dari operator lain tidak akan bisa didaftarkan di aplikasi ini. Tapi untuk jaringan data atau wifi, tidak perlu menggunakan operator Telkomsel pun bisa.

Akhir kata, aplikasi Langit Musik merupakan sebuah aplikasi keren. Sebuah aplikasi yang bisa kita gunakan tanpa merasa bersalah. Dan tentu saja memakai aplikasi ini akan membuat kita leibh menghargai para musisi.

Postingan blog ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Review Aplikasi Langit Musik kerjasama Langit Musik dan Warung Blogger

Advertisements

Menjadi “Polisi” Melawan Hoax di Media Sosial dan Situs Media

Ada seorang teman yang mentakan kalau saat ini adalah saat ketika kita tidak bisa menghindari informasi. Berbeda dengan dulu, ketika orang banyak mencari informasi. Saat ini, justru informasi yang datang ke kita, bukan lewat berita saja tetapi juga lewat media sosial.

Kehadiran informasi yang datang secara cepat ini memberi efek positif karena banyak orang yang cepat tahu tentang suatu kabar atau berital. Tapi, informasi yang cepat ini bagai pedang bermata dua. Malah pedang tajamnya lebih  mengena.
Mengapa?

Sederhana, informasi yang datang secara cepat tidak serta membuat informasi tersebut benar dan terverifikasi. Justru saat ini, malah banyak informasi yang datang cepat tetapi diragukan kebeneran. Bahkan, dominasi isi berita tersebut bohong. Isitlah populernya Hoax.

Sialnya, Hoax yang beredar begitu mudah diterima oleh netizen atau warga internet. Tidak sedikit yang mengiyakan sebuah kabar bohong tanpa verifikasi lebih lanjut. Terlebih saat ini banyak media online yang hadir yang memberitakan sebuah kabar Hoax.

Di tengah kondisi seperti ini, perlu suatu gerakan untuk mengantisipasi berita-berita hoax. TIdak usah terlalu jauh gerakan sampai membuat aksi dengan tanggal dan bulan cantik. Melawan gerakan hoax bisa dimulai oleh siapa saja. Termasuk oleh Anda.

Anda yang aktif di media sosial misalnya, bisa membantu mencegah berita hoax dengan mengedukasi merea terkait suatu kabar tertentu. Tentu saja Anda juga tidak perlu menyebarluaskan berita hoax tersebut. Justru Anda bisa menulis status verifikasi terkait suatu berita hoax.

Di beranda Facebook saya atau linimasa Twitter saya, berita hoax juga sering muncul. Tapi saya bisa memfilternya dengan cara tidak ikut-ikutan komentar atau berbagi tulisan tersebut. Justru saya sering membagikan beritia verifikasi terkait sebuah kabar bohong.  Atau paling tidak saya lebih memilih diam terhadap suatu kabar yang belum jelas kebenarannya.

Tidak usah jauh-jauh ke teman di media sosial, kita juga bisa bergerak mencerdaskan anggota keluarga yang termakan hoax. Pernah suatu ketika di grup WhatsApp keluarga, ada anggota keluarga yang memang baru paham internet sering membagikan tautan dari sebuah situs.

Kalau tautan tersebut berisi berita yang tidak terlalu penting saya biasanya tidak menanggapi. Tapi jika berita tersebut ternyata hoax apalagi mengandung provokasi, dan menyinggung SARA, saya biasanya menjelaskan kalau berita tersebut bohong. Saya berikan klarifikasi melalui tautan dari situs media mainstream di Indonesia.

Saya sudah seperti polisi hoax di grup WhatsApp kelaurga saya. Saya tidak merespon sebuah berita, bisa bahaya sebuah kabar. Meskipun saya kadang tidak terlalu peduli sih dengan isi berita gosip tentang Raffi Ahmad misalnya yang membuat grup keluarga heboh. Kalau isi berita tentang ini sih bisa dijadikan guyonan saja.

Oh yah, saya sempat was-was ketika saya pergi ke suatu daerah di Garut dalam tempo 3 hari. Saya kira saya bakal absen jadi polisi hoax di grup WhatsApp keluarga saya selama 3 hari tersebut. Pasalnya, saya takut di daerah tersebut tidak ada sinyal internet. Bisa sih saya verifikasi 3 hari kemudian, tapi apalah nanti sebuah kabar bohong bisa jadi “dimakan lahap-lahap oleh anggota keluarga”.
Tapi ketakutan saya tidak terjadi. Pasalnya, tempat yang saya datang di Garut, ternyata masih memiliki jaringan internet cepat.  Saya waktu itu memakai dua provider. Dan provider Smartfren lah yang sinyal internetnya cukup kuat. Saya jadi tetap siaga jadi polisi hoax meskipun saya berada di daerah.

Bukan hanya jadi polisi hoax di anggota keluarga saja. Saya juga sering menulis artikel dan berita yang berkaitan dengan internet. Tujuannya tentu untuk ikut memberikan informasi yang tepat dan turut mencerdaskan netizen yang sering terprovokasi berita hoax. Saya biasanya menulis di blog saya yang ini, hilmangraha.com Tapi karena saya juga kerja di media, saya juga menjadi content manager di Plimbi.com, sebuah situs citizen journalism yang bisa jadi tempat untuk menulis bagi siapa saja.

Karena sifatnya yang memungkinkan semua ornag nulis, Plimbi.com sering jadi tempat spam berita, promosi produk, ataupun berita hoax. Nah, disinilah tugas saya untuk mengawasi artikel-artikel yang tidak valid atau justru hoax. Tentu saja artikel jenis promosi produk sering jadi pengawasan saya. Untuk artikel-artikel yang sifatnya umum, opini, ataupun berita yang valid tentu saja saya loloskan.

Oh yah posisi Content Manager ini hanya satu orang yaitu saya sendiri. Otomatis kadang saya bekerja mengawasi situs tidak kenal waktu. Tak hanya di kantor, kadang di rumah, atau di luar. Yang bikin agak berat mengawasi situs mungkin ketika di luar karena saya harus tersambung dengan internet. Untungnya, jaringan Smartfren 4G 100% sering membantu pekerjaan saya.

Jika tidak karena Smartfren 4G, mungkin kerjaan saya sebagai “polisi hoax” dan “polisi artikel di Plimbi “ akan terhambat.  Jika saja tidak ada Mifi di rumah, saya mungkin pakai jaringan internet lain yang kadang sering putus-putus dan membuat kesal karena kerjaan jadi tidak maksimal.

Sebenarnya paling sering saya melakukan thetering sih melalui smartphone yang sudah terhubung dengan jaringan Smartfren 4G LTE. Dulu saya memakai produk Andromax R yang menurutnya saya cukup bagus dalam menunjang kinerja saya.

Kini di tahun 2017, Smartfren juga punya dua produk Andromax lain yang sebenarnya patut dilirik. Apalagi jika nantinya saya pergi ke luar negeri. Kedua produk tersebut adalah Andromax L dan Andromax B. Kedua smartphone tersebut memiliki fitur seperti VoLTE dan Vo-WIFI yang memungkinkan kita menelepon ke luar negeri atau sebaliknya. Fitur keren lainnya adalah SVI atau Sunlight Visibility  Improvement (SVI) yang menurut saya jadi suatu keunggulan karena bisa melihat layar lebih jelas meskipun dibawah terik matahari.

Sepertinya kedua produk Smartfren 4G terbaru ini cocok untuk saya lirik dalalam menunjang kinerja saya sebagai #Generasi4G  yang secara tidak langsung turut membantu mencerdaskan netizen dalam melawan hoax

 

Sumber Gambar via Cradio.fm