Makaroni Brayy, Cemilan Asyik Menemani Kerjaan

Banyak yang protes belakangan ini karena badan saya yang melar. Teman masa kuliah dan masa sekolah yang tahu saya dulu berat badannya sekitar 60 kg, kini kaget lantaran badan saya lebih lebar dari mereka yang bayangkan, yakni 90 kg.

Bukan tanpa sebab badan saya melar. Selain karena keseringan duduk menatap layar komputer, saya juga suka makanan, apalagi kalau pesannya via Go-Food atau Grab Food. Iyah kali tiap hari depan komputer sambil makan cemilan, gak bikin melar. Cuman orang-orang tertentu saja yang dilahirkan makan banyak tapi gak kurus-kurs.

Cemilan saya saat bekerja itu biasanya makanan ringan dari merek yang sering muncul di TV. Atau paling banter yah kerupuk model pedas-pedas yang kekinian.

Kalau makaroni, gimana?

Ehmm kalau mau jujur, makaroni adalah makanan yang jarang saya makan. Alias jarang sekali makaroni jadi teman di sebelah komputer saat saya kerja. Rasanya yang asin dan keras bikin saya malas lama-lama mengunyah makaroni.  

Paling banter makan makaroni itu yah pas makan makaroni dicampur dengan kerupuk lain dalam sebuah hidangan yang dinamakan seblak.

Pandangan saya terhadap makaroni mulai berubah. Penyebabnya adalah makaroni yang ingin disebut sebagai “Makaroni Brayy” (ingat Y-nya 2).

Makaroni Brayy ini adalah makanan khas yang dikembangkan oleh kang asep Sudarman. Kang Asep yang yang berdomisili di Cinunuk ini memproduksi Makaroni Brayy pada 2016. Bisnis rintisan makanan ini jadi modal Kang Asep untuk meraih cita-citanya, memberangkatkan orang tua umroh, termasuk dia dan istrinya.

Begitu yang saya tahu tentang Kang Asep. Sedikit saja bahas beliau yah karena artikel akan membahas Makaroni Brayy.  

Pertama mengenal Makaroni Brayy ini direkomendasikan oleh seorang teman. Dia menawarkan untuk mencoba makaroni yang beda dari biasanya. Dia tunjuikan fotonya dan membuat saya penasaran.

Agar tidak tambah penasaran, Makaroni Brayy itu lantas sudah menghapiri saya dengan tiga rasa berbeda. Yah, tiga rasa teman-teman. Tiga rasa tersebut yakni rasa keju,  rasa pedas seblak, dan rasa pedas bawang jeruk.

Saya tidak makan semuanya sendirian.  Tiga rasa Makaroni Brayy itu saya cicipi bareng istri. Dan sungguh, rasanya bikin saya punya pandangan lain tentang Makaroni. Saya pun jadi kesengsem dan ingin agar saat saya mengetik ditemani terus dengan Makaroni Brayy ini.

Biar lebih jelas, akan saya paparkan pengalaman saya saat mencicipi ketiga Makaroni Brayy ini.

1. Makaroni Brayy Rasa Kejumakaroni brayy rasa keju

Makaroni Brayy Rasa Keju kalau menurut saya rasanya cenderung biasa. Hanya seperti makaroni yang ditambahkan keju. Tidak terlalu spesial tapi tetap lidah saya tidak berhenti bergoyang menikmati cemilan ini. 

2. Makaroni Brayy Rasa Pedas Bawang Jeruk 

Makaroni Brayy rasa pedas bawarng jeruk

Sebagai penikmati pedas, saya menyukai Makaroni Brayy Rasa Pedas Bawang Jeruk. Pedasnya tergolong mantap dan bikin lebih nagih. Bawang jeruknya juga kerasa di lidah.  Terasa banget dan harum wangi jeruknya membuat saya ketagan makaroni rasa ini. 

3. Makaroni Brayy Rasa Pedas Seblak

Makaroni Brayy rasa pedas keju

Sama pedasnya seperti Makaroni Brayy Rasa Pedas Bawang Jeruk. Hanya saja pedasnya terasa seperti seblak pedas kering, bukan basah yah. Tergolog enak di lidah dan bikin ketagihan. Tapi kalau boleh disuruh milih, saya lebih suka pedasnya Makaroni Brayy Rasa Pedas Bawang Jeruk.

Selain saya, istri saya juga suka dengan Makaroni Brayy ini. Dia bilang sih rasanya memang seperti rasa makaroni kebanyakan tetapi bumbu rasa pedasnya kejunya cukup kerasa. 

Saya dan istri jadi nagih untuk cicip makaroni ini. Bahkan nih, Makaroni Brayy ini bisa saya nobatkan sebagai cemilan terbaik sebagai teman saya kerja.

Penasaran dengan Makaroni Brayy juga? Kalau penasaran bisa beli dan cari tahu tentang Makaroni Bray di situs ini yah.

 

 

Amanda Brow, Sepaket Kue Brownies dari Bandungku

Amanda Brownies itu adalah potongan kue “kenangan” yang tidak terpisahkan dengan kota Bandung. Kantor pusat dan pabriknya yang ada di Jalan Rancabolang, Bandung, dekat dengan tempat tinggalku. Kantornya juga dekat dengan tempat pernikahan saya dan istri. Kantornya juga hanya beberapa langkah dari Rumah Sakit Humana Prima. Rumah sakit ini adalah tempat Gladio, anak saya, pertamakali menatap dunia.

Seperti potongan kue yang manis dari Amanda Brownies, kawasan Rancabolang tersebut jadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan saya di Bandung. Terlebih usia Amanda Brownies setara dengan usia pertamakali saya menginjakan kaki di Bandung, yakni 18 tahun lalu.

Tentang Amanda Brownies

Mungkin kisahnya seperti ini: ketika saya pindah sekolah dari Ciamis ke Bandung, saat itulah, Amanda Brownies hadir pertama kali, yakni tahun 2000. Amanda ketika itu mulai ramai dibicarakan, mirip lah dengan kue artis kekinian yang tren belakangan. Bedanya, Amanda adalah perusahaan yang sudah mapan dan cukup bertahan lama. Sementara kue artis kekinian hanya mengikuti tren. Terbukti ada satu produk kue kekinian dari artis yang tutup.

Balik lagi ke Amnanda, titik balik perusahaan ini adalaah saat periode 2005 sampai 2008. Saat 2005, Amanda berhasil mengepakan sayap dengan membuka beberapa outlet di Kota Bandung. Sebelumnya, selama lima tahun berdiri, Amanda hanya punya satu outlet di Ruko Metro, Soekarno Hatta.
Oh yah pada 2005 juga, saya mengepakan saya ke kampusLulus putih abu-abu, saya diterima di Fakultas Sastra Unpad (sekarang namanya Fakultas Ilmu Budaya).

Periode 2006 – 2008, Amanda telah mengantongi hak cipta merk, toko, & restoran. Beberapa tahun kemudian, Amanda hadir di beberapa kota besar di Indonesia. Tentu hal tersebut dilakukan agar banyak orang Indonesia lebih mengenal produk brownies dan paastry khas Amanda. Banyak lho variannya tapi kalau saya pribadi lebih suka browenies Amanda rasa original dan coklat.

Selama kiprahnya sampai 2018, Amanda tercatat mendapatkan banyak penghargaan. Sebut saja Top Brand 2012, 2013, 2014, 2015, PR AWARD 2012, CSR Award 2011, Marketer 2013, Rekor Bisnis (ReBi) 2012, dan masih banyak lagi.

Paket Hemat Amanda Brow

Dengan pengalaman dan prestasi yang banyak tersebut, Amanda tetap terus berkembang dalam memenuhi keinginan pelanggan dan juga membuktikan komitmen Amanda Brownies yang selalu ingin memberikan harga yang terjangkau. Salah satunya adalah dengna menghadirkan paket terjangkau, yang dinamakan Paket Hemat Amanda Brow. Paket ini hadir dengan tiga tipe paket, yakni

1. Paket Pink

Paket ini terdiri dari tiga brownies rasa Pink Marble, Sarikaya Pandan, Original. Harganya hanya Rp112.900 saja.

2. Paket Blue

Paket ini terdiri dari tiga brownies rasa Blueberry, Tiramisu Marble, Original. Harganya hanya Rp114.900 saja.

2. Paket Choco

Paket ini terdiri dari tiga brownies rasa Choco Marble, Cheese Cream, Original. Harganya hanya Rp133.900 saja.

Paket Hemat Amanda Brow

Menilik harga paketnya,  Paket Hemat Amanda Brow ini jadi solusi yang baik untuk menghemat pengeluaran. TBuat para penyuka browneis, paket hemat ini pasti jadi incaran. Bagi saya pun demikian. Dengan harga hanya Rp100 ribuan saja, saya bisa mendapatkan tiga brownies enak. Kalau saya sih pasti memilih Paket Choco. Kenapa? Karena ada coklat yang mengingatkan pada kenangan manis dan keju memberikan asupan warna yang berbeda di lidah.

Paket Hemat Amanda Brow ini jadi kado istimewa perjalanan Amanda selama 18 tahun di Bandung. Sepaket istimewa dari Amanda untuk Bandung khususnya, dan untuk Jawa Barat umumnya. Kenapa Jawa Barat? Karena Hemat Amanda Brow ini berlaku di seluruh outlet yang ada di Jawa Barat, termasuk Amex (Amanda Express, semacam outlet kecil Amanda).  Satu hal lagi, Paket Hemat Amanda Brow  hanya berlaku Senin sampai Jumat. Sabtu Minggu, hari libur, maupun momen spesial (seperit lebaran atau natal) tidak berlaku.

Terakhir, barangkali teman-teman pembaca bertanya kenapa saya bisa tahu paket ini? Yah karena pada Senin, 13 Agustus 2018, saya diundang bersama beberapa narablog dari Bandung untuk datang ke kantor Amanda. Disana, kami bertemu dengan tim marketing Amanda Brownies yang menjelaskan tentang kehadiran Paket Hemat Amanda Brow ini.

Berkunjung ke Kantor Amanda Brownies

Rasanya tulisan ini dicukupkan yah. Daripaca baca panjang lebar, lebih baik datang ke outlet Amanda dan membeli Paket Hemat Amanda Brow yang murah meriah.  Amanda baik yah? Barangkali karena Amanda mencintai Bandung sehingga ia menghadirkan sepaket brownies murah untuk Bandung dan Indonesia.

Bonus foto-foto di outlet Amanda Brownies

 

Indanya Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan Bersama Hokben dan Anak Yatim dan Duafa

Ada banyak keceriaan yang di Bulan Ramadan, salah satunya di Hoka-hoka Bento. Keceriaan itu bernama “Indanya Berbagi Kebaikan Bersama Hokben”. Keceriaan itu tidak terpancar dari para karyawan, tetapi juga dari anak-anak yatim dan kaum duafa. Keceriaan itu juga bukan hanya di satu kota tapi juga di berbagai kota di Indonesia.

Di kotaku, Bandung yang terus bersenandung ini, cerita itu terjadi pada Selasa 22 Mei 2018 di Hokben Jalan Surya Sumantri Bandung. Acara yang sudah dimulai dengan sambutan Assalamualaikum di depan tangga menuju lantai 2.

Di lantai 2, kemudian terlihat sebuah tulisan besar y6ang menyatkan kalau acara “Indahnya berbagi Kebaikan” ini merupakan acara Berbuka Puasa Bersama 3300 Anak Yatim & Dhuafa yang dekat dengan store Hokben.  Tentu angka 3300 bukan merujuk pada satu store HokBen saja tapi seluruh HokBen yang ada di Jawa dan Bali.

Di HokBen Surya Sumantari senidir jumlah anak yatim yang hadir sekitar 100 orang yang berasal dari Rumah Yatim Ar Rahman  yang ada di Jalan Cemara Bandung. Anak-anak ini berkesempatan menicicipi hidangan menu terbaru paket Ramadan Bento yang terdiri dari Paket Ramadan A, B, C, D serta Paket Ramadan 1 dan 2.

 

Paket-paket itu seperti fotonya, terlihat cantik dan bikin ketagihan. Tapi Magrib belum juga tiba, saya hanya bisa memandangi tiap paket yang tersaji di meja dan berharap Pukul 18.45 WIB segera tiba. Daripada fokus pada makanan, saya alihkan fokus saya pada kebahagiaan yang tadi saya ceritakan di atas, kebahagiaan dari anak yatim yang sudah duduk berbaris di meja.

Mereka disambut dengan ceria dengan semangat tepuk tangan yang membuat suasana saat itu tidak kaku. Seperti ini.

Anak-anak ini diajak bermain gim dengan berbagai hadiah yang telah disediakan oleh HokBen. Tampak keceriaan dan senyuman dari mereka yang senang sekali bermain dan datang ke acara HokBen. Saya pun membayangkan betapa serunya ribuan anak lainnya yang juga diundang oleh HokBen untuk kegiatan yang serupa.

Oh yah,  sebelum gim dimulai, tak lupa acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-quran oleh Siti dan Neneng yang merupakan bagian dari keluarga Rumah Yatim Ar Rahman Cemara

Setelah pembacaan ayat Al-Quran, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pak Heri, tore manager HokBen Surya Sumantri yang kemudian dilanjut dengan  sambutan dari perwakilan Rumah Yatim Ar Rahman.

Tak banyak basa-basi acaranya karena anak-anak tentunya lebih suka main gim, jadi momen sebelum buka puasa itu leibh banyak diisi dengan gim berhadiah. Barulah saat menjelang buka, ada kultum yang kemudian dilanjut dengan buka puasa bersama.

Setelah buka puasa dengan makan takjil, anak-anak yatim dan dhuafa bersiap-siap melaksanakan ibadah salat magrib. Barulah setelah salat, mereka kemudian makan makanan berat yang sudah disiapkan oleh tim dar HokBen Surya Sumantri. Saya juga tidak ketinggalan untuk mencicipi menu Bento Ramadan dari HokBen ini. Enak banget ini, apalagi ada bonus coklat  Snicker dan tentu saja bonus takjil.

Setelah makan bersama, anak-anak yang datang mendapat goodiebag dari HokBen. HokBen baik banget, tidak hanya buka bersama bersama tapi juga memberikan hadiah dan kenang-kenangan pada anak yatim yang saya yakin ini adalah momen yang takan dilupakan oleh mereka.

Kashimura Shabu Restoran All You Can Eat yang Beradaptasi dengan Cara Digital

Tidak bayak restoran Jepang yang saya datangi. Paling banter dan sering restoran ramen. Selebihnya, terlampau jarang. Pernah memang makan di restoran Udon tapi itu sudah lama sekali. Terakhir makan di salah satu restoran all you can eat. Itu juga pertama kali dan ditraktir teman.

Saya dulu sempat berpikir kenapa harus ada restoran yang konsepnya makan sepuasnya yah? Tapi mungkin itulah ciri khas yang membedakannya. Karena ciri khas ini, restoran all you can eat cukup menjamur di Bandung. Saya tak tahu pasti jumlahnya karena saya juga jarang mau datang ke restoran semacam ini.

Kehadiran Royal Kashimura Shabu dan BBQ  atau mari singkat saja Kashimura Shabu cukup membuka wawasan saya tentang restoran all you can eat Ada pengaman baru tersendiri yang membua tsaya yakin kalau Kashimura Shabu akan jadi rest0ran all you can eat yang menarik perhatian.

Kashimura Sabu berada di Jl Lombok No 45 Bandung. Di alamat inilah, Kasihmura Sabu memperkenalkan diir untuk pertamakalinya pada 24 Maret 2018. Pada gelaran tersebut, saya hadir sebagai salah satu yang bisa melihat haaaaala menarik dari Kashumura Shabu.

Restoran All You Can Eat Terjangkau

Nama Kashimura Sabu bermaksud sebagai nama untuk plesetan kasih murah. Alasannya karena  harga menu  all hou can eat di restoran ini tergolong relatif murah dibandingkan restoran  sejenis lainnya. Harga untuk makan di tempat ini yakni 109 ribu saja untu satu orang makan sepuasnya.

Perlu diingat juga harga yang murah bukan berarti rasanya murahan. Chef yang ada di Kashimura Sabu merupakan chef yang suah berpengalaman dan bukan chef kemarin sore sehingga rasa yang ditawarkan akan sangat cocok dengan lidah Indonesia.

Oh yah, satu lagi yang membuat sajian makanan di Kashimura Shabu juga enak adalah karena makanan sudah dijamin halal. Jadi takan ada keraguan bagi lidah untuk bergoyang menikmati makanan Kashimura Sabu yang masuk.

Saya sendiri menikmati sekali makanan yang disajikan. Saya bisa megambil banyak makanan khas Jepang, seperti Udon misalnya. Karena saya jarang makan di tempat all you can eat, ada kekakuan dari cara saya menikmati makanan. Ternyata di tiap meja, sudah ada panel untuk memasak dan menghangatkan makanan. Hal yang lumrah bagi restoran all you can eat.

Yang menarik, di Kashimura Shabu, tempat untuk makan tidak hanya meja berjejer layaknya restoran all you can eat lainnya. Di restoran ini juga terdapat gazeboo outdoor yang bakalan disuka oleh mereka yang suka makan lesehan. Apalagi di gazeboo ini sudah dikelilingi ikan ayng jelas akan membuat suasana makan di tempat ini menjadi beda.

Bisa Dipesan Terlebih Dulu

Hal yang saya apresiasi dari Kashimura Shabu adalah cara mereka beradaptasi dengan teknologi kekinian. Untuk mengakomodir pengguna yang dekat dengan internet, Kashimura Shabu punya aplikasi Android yang bisa dimanfaatkan untuk memesan meja lebih dulu.

Ingat yah, aplikasinya untuk pesan meja bukan untuk pesan antar karena restoran all you can eat semacam Kashimura Shabu tidak memungkinkan untuk menghadirkan take away. 

Jadi, jika Anda akan makan di Kashimura Shabu dan takut kepenuhan, apalagi jika akhir pekan, Anda bisa download aplikasi Kashimura dan bisa pesan meja terlebih dulu dan kapan Anda datang.  Yang menarik, aplikasinya nanti punya notifikasi sejam sebelum Anda makan akan diberitahukan kalau satu jam dari sekarang, Anda sudah pesan meja di Kashimura Shabu.

Bagi saya pribadi, pengalaman makan di Kashimura Shabu adalah hal yang menyenangkan dan secara bisnis, Kashimura Shabu tampaknya akan jadi restoran all you can eat yang bakal populer di Bandung. Terlebih mereka punya aplikasi untuk bisa booking meja terlebih dulu. Sesuatu yang tampaknya tidak dimiliki restoran all you can eat sejenis.

Sebagai penutup, berikut informasi terkait restoran Kashimura Shabu dan foto-foto di lokasi.

Lokasi Royal Kashimura Shabu dan BBQ :

Jl. Lombok No. 45 Bandung.

Buka jam 10 Pagi sampai dengan jam 10 Malam.

Telp : 022 – 4261669 dan 022 – 4261623

15 Makanan Hits Bandung yang Bisa Dipesan via GO-FOOD

Bandung terkenal dengan kulinernya yang enak-enak. Tak heran jika Bandung kemudian dijuluki sebagai surga kuliner. Hampir setiap tempat dan sudut kota Bandung selalu hadir restoran yang menyajikan makanan enak dan berkesan. Tak heran, jika banyak dari luar kota yang datang ke Bandung untuk wisata kuliner.

Orang Bandung sendiri juga suka dan bangga dengan kuliner yang ada di Bandung. Hal ini terlihat dari banyaknya orang memesan kuliner khas Bandung yang dipesan lewat layanan di aplikasi GO-JEK, GO-FOOD.  Yah berkat layanan antar makanan ini, banyak restoran yang kemudian berkembang dan laris manis. Ini membuktikan kalau GO-JEK telah berhasil menerapkan 3 pilarnya di kota Bandung. Ketiga pilar yang dimaksud adalah Social Impact, Speed, dan Innovation.

Sukses menerapkan 3 pilar tersebut, terlihat dari 15 merchant yang bisa berkembang dan berhasil bersama GO-FOOD. Ke-15 restaurant tersebut adalah sebagai berikut.

1. Makaroni Ngehe

Makaroni Ngehe

Tidak bisa dipungkiri orang Bandung itu suka kuliner Bandung yang pedas-pedas. Tak heran jika kemudian Makaroni Ngehe menjadi makanan kuliner paling hits yang bisa kamu pesan via Go-FOOD.

Betapa tidak, cemilan ini merupakan cemilan gurih yang memiliki tingkat level pedas yang unik.  Unik karena level pedasnya bukan angka tetapi apa yah. Coba bayangkan nama-nama ini: Ciwit Bu Tina, Kepret Pak Endang, dan, Pitnah Bu Lilis. Kalau melihat tingkat kepedasannya sih mungkin rasanya kayak gitu kali. Coba barangkali ada saudara atau tetangga kamu yang namanya Tina terus suruh ciwit (cubit) kamu, nah gitu kali yah rasa pedasnya.

2. Seblak Jebred

Seblak jebred

Seblak merupakan kuliner merakyat yang nikmat pedas dan menggoyang lidah tiada tara dan sudah jadi bagian tidak terpisahkan dari orang-orang Bandung. Nah, seblak kini hadir dengan konsep “premium” tapi harga dan rasa masih tetap merakyat.

Rasa merakyat artinya yah rasa Seblak Jebred itu cocok pisan sama lidah orang Bandung.  Ada plihan level pedas dan juga topingnya lho. Lokasi Seblak Jebred ada di Buah Batu  dan Dago nih. Kalau kamu gak dekat dengan kedua lokasi ini, jangan khawatir kan kamu juga bisa pesan lewat GO-FOOD.

3. Sate Taichan Buah Batu

Sate Taichan

Kalau mau jajan sate taichan yang tidak biasa, maka kamu wajib mencicipi Sate Taican Buah Batu.  Tahu kan sate taichan?  Itu lho sate khas daging ayam yang tidak dibumbui seperti sate pada umumnya. Khusus Sate Taichan Buah Batu, kamu bakal merasakan nikmatnya sate yang aduhai dan beda. Kayaknya sih ada resep rahasia dibalik enaknya sate ini. Coba yuk!

4. Bakso Aci Mas Jay

Bakso Aci Mas Jay

Kalau kamu pingin kuliner bakso yang kekinian dan lagi hits, coba atuh Bakso Aci Mas Jay ini. Katanya bakso aci ini terkenal karena tekstur yang lembut dan juga kuah merapinya. Pilihan toping yang beragam juga membuat bakso ini terkenal di Bandung dan sering dipesang lewat G0-FOOD.

5. Martabak San Francisco

Martabak San Fransisco

Martabak di Bandung yang kekinian tidak lepas dari satu nama ini. Teman-teman saya di kantor juga kalau ingin martabak selalu ingin pesan Martabak San Fransisco. Cukup berlasan sih martabak ini terkenal karena sudah berdiri sejak 1976. Sudah berpengalaman ditambah rasanya yang nikmat membuat  orang Bandung ketagihan untuk terus memesan Martabak San Fransisco.

6. Ayam Madu si Bangkong

Ayam Madu Si Bangkong

Kalau mau kuliner ayam yang beda yah ayam madu dari Ayam Madu si Bangkong jawabannya. Ayam madunya terkenal enak dan restorannya selalu penuh. Tidak aneh jika pesanan via GO-FOOD melonjak tinggi mengingat padatnya antrian di restoran ini.

7. Batagor H. Isan

Batagor H Isan

Nah kalau yang satu ini cocok buat kamu yang suka batagor. Mau jajan batagor yang enak rasanya dan tak terlupakan, Batagor H. Isan jawabannya. Batagor H. Isan sudah lama hadir di Bandung dan bahkan disebut sebagai pelopor batagor di Bandung. Karena namanya yang sudah terkenal, tidak berlebihan jika pesanan di GO-FOOD untuk membeli batagor di Batagor H. Isan cukup tinggi.

8. Bebek Om Aris

Bebek Om Aris

Bandung memang surganya kuline, termasuk untuk kuliner khas bebek. Banyak kan yah bebek goreng yang dijual di pinggiran jalan. Tapi asal kamu tahu, bebek goreng khas Bebeke Om Aris yang berlokasi di Dipatiukur adalah juaranya. Banyak yang sudah mengakui enaknya bebek goreng di restoran ini. Selain itu, sambel pedasnya juga katanya juga nikmat. Hmmm penasaran? Ya udah pesan aja via GO-FOOD.

9. Sambal Karmila

Sambal Karmila

Ini nih restoran yang menghadirkan sambal dengan berbagai variasi rasa mulai dari sambal cabe merah, ijo, dan lainnya.. Tapi restoran ini tidak sekadar mengunggulkan sambalnya.  Sambal Karmila juga terkenal dengan ayamnya yang enak. Salah satunya adalah ayam bumbu 35 rempah yang mantap sekali dan patut kamu coba.

10. Martabak Mertua

Martabak Mertua

Kalau mau martabak yang enak dan beda, maka martabak dari Martabak Mertua pilihannya. Martabak di restoran ini tidak hanya menjual martabak coklat atau martabak yang umum ada di penjual martabak lainnya.

Di Martabak Mertua, ada martabak dengan berbagai toping. Salah satunya adalah mozarella smoke beef keju. Keunikan topingnya yang beda ini yang membuat martabak ini terkenal dan sering dipesan.

11. Cau Nugget

Cau Nugget

Cau Nugget  kalau bahasa Indonesia berarti Nugget Pisang. Pemberian nama ini lantaran pisang goreng yang dijual bentuknya seperti nugget dengan dilumuri coklat, matcha, bubblegum, dan lainnya membuat Cau Nugget benar-benar pisang goreng yang enak dan menggoda. Pantes aja pesanan di GO-FOOD cukup tinggi, lihat gambarnya aja jadi kepingin.

12. Bubur Ayam Mang H. Oyo

Bubur Mang H Oyo

Sejak saya tinggal di Bandung saat usia 13 tahun, saat itulah saya mulai mengenal bubur ini. Bubur Ayam Mang H. Oyo memang bubur paling terkenal di Bandung. Selain rasanya yang memang sudah terkenal enak bubur ini juga tekenal karena tidak tumpah. Hmmm menarik yah. Kayanya banyak orang Bandung yang sarapan dengan bubur ini nih.

13. Babakaran

Babakaran
Gambar via https://hilmangraha.blogspot.com/2017/07/belajar-dari-ayobandungcom.html

Restoran babakaran kekinian ini menawarkan makanan khas daging yang dibakar. Umumnya sih sate, seperti sate ayam, sate sapi, dan lainnya. Tapi tidak cuman sate, babakaran juga menawarkan mie dengan kuah terpedas yang pernah ada yaitu mie lautan api. Saya pernah merasakan mie lautan api  kuahnya yang memang super pedas sekali. Sate dan mie kuah pedasnya sih memang bikin nagih. Pesen lagi ah.

14. Mie Tulang dan Mie Ceker Sukagalih

Mie Tulang dan Mie Ceker Sukagalih

Sesuai namaya, mie ini ada di daerah Sukagalih. Mie tulang dan mie ceker disini adalah makanan favorit dan banyak disukai orang. Betapa tidak, sajian mie yang dicampur ceker dan tulang pasti akan membuat kamu tergoda untuk memakannya.

Namun, yang mengejutkan adalah tempat ini justru terkeal lewat kue cubitnya. Aneh juga sih yah tapi mungkin justri itulah keunikan restoran ini. Plus harga disini terbilang terjangkau lho.

15. Ayamayaman

Ayam-ayaman

 

Restoran ini menyajikan banyak variasi ayam. Kamu bisa pilih menu ayam rasa lokal ataupun rasa internasional (apalah), western maksudnya. Yang pasti bakal bikin kamu tertarik, harga di restoran ini tergolong terjangkau lho untuk mahasiswa.

Nah itulah 15 restoran di Bandung yang paling banyak digandrungi di GO-FOOD alias banyak dipesan lewat aplikasi GO-FOOD. Jika kamu suka  dan tergoda dengan semua makanan tersebut, langsung saja order via GO-FOOD. Sudah punya aplikasinya kan? Tinggal unduh kok di playstore, GO-JEK. Nah, di aplikasi GO-JEK ini, tersedia layanan GO-FOOD yang memungkinkan kamu memesan makanan kesukaanmu. Jangan lupa untuk memesa 5 makan popular di atas yah.

Ada “Jomlo” dan yang “Berjamaah” di Mie Merapi

*Tulisan kali ini, saya akan mengatasnamakan diri Admin H 

Admin H pada 3 Juni 2017, berkesempatan makan di restoram Mie Merapi Cabang Buah Batu Bandung. Admin H tidak sendirian, ada teman-teman Blogger Bandung kece lain yang nemenin Admin H makan.

Berhubung Juni 2017 ini adalah bulan puasa, Admin H jelas tidak makan di siang bolong. Admin H menunggu Magrib untuk makan enak di Mie Merapi Bandung. Yap, sesuai namanya, hidangan utama di restoran ini adalah Mie.

Oh yah Admin H sempat ragu datang ke acara ini. Pasalnya, Admin H pikir nanti buka puasanya, menu yang disajikan itu yah Mie. Dan itu kurang baik bagi Admin H yang memiliki badan tambun ini.

Kekhawatiran Admin H ternyata berlebihan. Di Mie Merapi, menu yang tersaji bukan hanya menu yang menghidangkan mie saja tetapi juga ada hidangan lain yang tentunya akan bikin Admin H kenyang tiada tara.

Admin H dan teman-teman Blogger Bandung ternyata disajikan dengan menu baru di Ramadan 2017 ini. Menu tersebut adalah soto. Yah, wahai pembaca, kamu bisa mendapatkan soto di restoran mie. Tak perlu kaget yah.

Jangan kaget juga kalau harga sotonya ini hanya Rp 14.380.

Wow wowowow

Perlu pembaca tahu yah, harga Soto di pinggiran itu berkisar 10 sampai 15 ribu. Bahkan ada yang lebih. Tapi di Mie Merapi, dengan harga Rp 14.380, kamu bisa makan enak dengan tempat yang luas dan nyaman. Yah, meskipun suasana di restoran ini tampak seperti kedai biasa tapi tetap unik sih. Sentuhan warna merah dan ornamen di dinding cukup membuat saya betah disini. Lihat aja deh suasana tempatnya.

Berselfie dulu
Keramaian di Mie Merapi Saat Berbuka Puasa

Kok jadi ngomongin tempat yah, Admin H lanjut cerita tentang Soto seharga Rp 14.380 yah. Soto baru ini dihidangkan dengan 3 jenis kuah yang berbeda. Admin H kebetulan mencicipi ketiga jenis kuahnya.

1. Kuah Merapi

Kuah berwarna merah dengan sensasi cabe yang menurut Admin H sebenarnya ga terlalu pedas. Kuahnya seperti Tomyang sih (tepatnya kuah mie rasa tomyang karena tomyang asli, Admin H belum pernah coba). Ini kuah paling enak menurut Admin H karena sensasi gurihnya. Kalau ada kurang, yah kurang pedas lah, hehehehe.

Oh yah, kuah merapi ini sebenarnya bisa lebih pedas kalau milih level pedas tingkat tinggi. Maklum yang disajikan ke Admin H cuman Level 1. Ingat yah Level 1.hehe

2. Kuah Kampung

Gimana yah menjelaskan Soto dengan kuah ini? Warna bening kuah kampung bikin Admin H mikir dulu sebelum cicip. Kayaknya rasanya bakal seperti bakso bening yang dibeli Admin H kalau lagi sakit.

3. Kuah Kare

Admin H penyuka Mie Instant rasa Kare. Tapi soto dengan kuah kare di Mie Merapi jelas lebih enak. Masih gurih kuah Merapi sebenarnya, tapi dibandingkan soto kuah kampung, soto kuah kare jelas lebih gurih.

3 Kuah Soto yang Patut Dicoba apalagi Kuah Merapi

“Cuman soto aja yah, Admin H tidak makan yang lain?”

Karena Admin H tergolong “gembul”, jelas Admin H pesan bakal protes kalau jauh-jauh meratapi macetnya Jalan Buah Batu hanya untuk makan soto #halah.

Karena Admin H datang bareng-bareng dengan komunitas, ada paket yang cocok buat kami-kami ini. Paket baru yang pasti tak boleh dilewatkan.
Nama paketnya adalah

PAKET BUNDLING

Bukan…. ini bukan paket bundling operator dan vendor hape. Ini paket bundling yang akan bikin perut-perut kamu kenyang.

Ada 2 jenis paket bundling yang ditawarkan, apa itu? Itu adala “Jomblo” dan “Berjamaah”, (sesuai judul tulisan ini).

1. Paket Jomblo

Nama paket ngenes sih. Tapi makanan yang disajikan gak ngenes. Karena kalau kamu pesan paket ini kamu bakal kenyang makan sendirian. Harganya pun murah meriah cuman 20 ribu.

2. Paket Berjamaah

Nah paket ini adalah paket yang bisa dinikmatin oleh 4 orang dengan harga hanya Rp95.000. Mura sekali lho guys, karena dengan harga segitu kamu menang banyak lewat sajian yang bikin kenyang.

Pilih yang Mana?

Santapan yang bisa dipilih di paket bundling ini, yaitu

– Nasi Chicken Bulgogi
– Nasi Sop Kitel
– Yamin Baso
Minuman:
– Es Teh Manis Jumbo

Camilan*:

– Cireng bumbu rujak isi 10 buah

(Khusus Paket Berjamaah, paket jomlo mah apa atuuuuh..)

Nih yah Admin H kasih tau, diantara 3 tipe makanan utama pilihlah Nasi Chicken Bulgogi. Ini enak lho beneran. Admin H sampe nyesel ga milih Nasi Chicken Bulgogi.

Nasi Chicken Bulgogi

Admin H ceritanya pesen Nasi Sop Kitel karena penasaran. Eh ternyata Nasi Sop Kitel ini biasa aja sih meskipun kuahnya enak. Tapi berhubung sudah ada kuah soto, rasanya jadi sia-sia cicip Nasi Sop Kitel. Tapi buat yang suka sop daging sih gakan masalah.

Yang terakhir, Yamin Baso. Kebetulan karena kekenyangan, Admin H tidak mencicipi Yamin Baso. Admin H cuman cicip basonya aja sih satu. Karena perut Admin H kenyang, jadi ga bisa nentuin sih enak engganya. maaf yah.

Setelah icip semua, perut Admin H kenyang. Karena sudah tidak ada lagi makanan, yah Admin H pulang darisitu.com. Tapi ingat, Admin H punya tekad, nanti bakal datang lagi ke Mie Merapi buat makan lahap Nasi Chicken Bulgogi.

Penasaran dengan Mie Merapi? Langsung aja cek mana nih cabang yang paling dekat dengan rumah kamu

Mie Merapi

Jl Pahlawan no. 24 Bandung, 022 – 2045 3485
Jl Dipatiukur no. 60 Bandung, 022 – 2045 3606
BIP Foodcourt Bandung, 0812 2078 4945
Jl Buah Batu no. 172 Bandung, 022 – 7351 5102
Jl Lurah no. 26, Cimahi, 022 2066612
Dan jangan lupa Follow Sosmed Mie Merapi ya kaka!

Instagram : @miemerapi
Twitter : @miemerapi
Facebook : Mie Merapi

Belajar Menjadi Food Blogger

1

 

Jujur saja, saya sudah lama tidak menulis blog. Sudah terhitung sejak posting terakhir. Maklum saja, 3 bulan ini saya tidak bisa fokus dan boleh dikatakan kehilangan arah. Bukan apa-apa, 3 bulan terakhir saya melakukan persiapan menjelang pernikahan saya yang Insya Allah akan dilaksanakan pada 30 April 2016.

Postingan terkahir di blog saya adalah 29 Februari 2016. Setelah itu, saya disibukan dengan berbagai persiapan, fokus kerjaan, dan hal-hal lainnya.

Fokus saya terhadap persiapan pernikahan ini mengabaikan banyak hal penting. Saya tidak ikut lomba-lomba blog yang bertebaran itu, tidak bisa mengurus blog saya yang lain, dan juga jarang ikut kegiatan-kegiatan blog. Kalaupun ikut, itu karena saya ada waktu.

Tetapi jujur, dan ini jangan dituruti, saya datang dan saya abai untuk menulis.

Seperti pada acara yang berlangsung di Trans Studio Mall bandung, yakni Urflavor Market. Acara yang satu ini berlangsung pada Sabtu 13 Februari 2016. Dan, baru kali ini, atau 2 bulan lebih saya baru bisa menuliskannya.
Jujur saja saya merasa bersalah karena hal ini. Tetapi tidak ada salahnya telrambat daripada tidak sama sekali.

Jadi begini, mulai 2016 ini saya mulai mengurangi untuk datang ke acara review makanan. Jujur saja, saya suka makan tetapi saya tidak lihai dalam melakukan ulasan tentang makananan. Selain itu saya sedang mencoba diet meskipun saya tahu kemudian saya selalu gagal.

Yang lebih penting sebenarnya karena ilmu dalam mengulas makanan atau restoran yang saya pelajari itu kurang.

Nah, kebetulan pada Sabtu 13 Februari 2016 lalu, saya mendapatkan ilmu. Ilmu yang bermanfaat jika suatu saat nanti saya kembali melakukan review makanan.

Kebetulan di acara tersebut ada dua orang yang sering review makanan. Yang pertama adalah Putra Agung, orang dibalik akun The Food Explorer,. Yang kedua adalah Mba Ika Rahma dari Dapur Hangus. Kedua orang ini memberikan tips penting tentang cara review makanan.

Saya lupa detailnya,, saya sempat rekam videonya. Tapi kebetulan terhapus karena si Hape kesayangan sedang rusak.

Jadi, dari dua orang tersebut saya dapat beberapa tips tentang review makanan.

  • Peka Terhadap Rasa

Yang pertama seorang food blogger haruslah punya kepekaan yang bagus terhadap rasa. Itu artinya, seornag food blogger atau orang yang sering mengulas makanan harus punya indera pengecap yang lebih baik dibandingkan orang biasa.

Jika hal ini dimiliki oleh seornag food blogger, bukan tidak mungkin suatu saat bisa menjadi juri acara makanan. Untuk yang satu ini saya harus benar-benar belajar karena jujur saja indera


  • Mengetahui Teknik Memotret Makanan

Kalau saya datang ke acara review makanan, saya tidak pernah memperhitungkan untuk harus seperti apa makanan saya potret. Yang penting saya memotret dari atas dan semua makanan yang tersaji tertangkap kamera.

Ternyata hal tersebut kurang tepat. Seorang food blogger haruslah mengetahui teknik memotret makanan. Tujuannya agar makanan yang difoto ketika dibagikan di media sosial bisa mengundang selera orang. Tujuan lainnya adalah agar foto tersebut lebih terlihat menjual.

Mbak Ika Rahma sedikit menjelaskan teknik memotretnya yakni dengan cara mengethaui Eye Level, Angle Bird Eye (Flat Lay), dan soal 30-40 derajat kemiringan saat memotret.
Selain kedua food blogger tersebut, pada acara yang berlangsung meriah karena banyaknya jajanan makanan, hadir seorang pengingat kesehatan, yakni dr.David dari DF Clinic. Pak David menjelaskan tentang pentingnya seorang food blogger dalam menjaga gizi dan makanan. Maklum, banyaknya datang ke restoran membuat soerang food blogger sering melahap apapun.

Pak David menjelaskan tentang pentingnya keseimbangan makanan. Misalnya soal makanan gorengan yang digoreng emnggunakan minyak sawit jenuh. Ini tidak baik karena minyak yang baik untuk menggoreng adalah minyak kelapa yang memiliki sifat tak jenuh. Penjelasan Pak David mengingatkan saya agar berhenti atau setidaknya mengurangi makanan yang digoreng.

Dan yang lebih penting, Pak David menegaskan kalau kita semua, siapapun itu harus juga sering memakan buah dan sayuran. Gunanya buah dan sayuran ini adalah untuk menetralkan tubuh yang keseringan makan makanana kalori tinggi. Sudah pasti kan kalau ke restoran menunya itu hmmm enak tetapi kalorinya itu yang bikin tubuh gemuk.

Banyak yang saya dapatkan ketika acara ini tetapi karena kesibukan dan bisa juga karena kemalasan saya menuliskan hal ini, saya jadi lupa. Heheh maafkan. Saya akan lebih rajin algi menulis sesudah acara. Hehehe

Rendang yang Penuh Harapan

Judulnya puitis sekali. Padahal ini semua tentang rendang. Hmmm, ah bagiku judul itu masih kurang puitis dibandingkan sepotong senja buat pacarku-nya Seno Gumira Ajidarma. Masih kurang berseni seperti Hujan Bulan Juni-nya Sapardi. Itu hanya judul asal yang mengambang di langit-langit otakku belakangan ini.

Continue reading “Rendang yang Penuh Harapan”

Bebek Kaleyo Bandung, Rumah Makan yang Bagaikan Taman Istana

Terik matahari itu masih menyengat. Tetapi beberapa langkah kedepan, ada sebuah restoran asri. Restoran tersebut tepat berada di perempatan Paskal-Pasteur, dibawah jembatan layang Pasopati Bandung yang agung, Yang memberi corak pada kota busana ini.

Continue reading “Bebek Kaleyo Bandung, Rumah Makan yang Bagaikan Taman Istana”

Suka Jengkol? Yuk Coba Makan di Cafe D’Jengkol yang Memiliki Suasana Nyaman

Saya itu penyuka jengkol.  Saya sangat menyukai makanannya. Bahkan keluarga saya berkelakah kalau ada jengkol di meja makan, saya bisa menghabiskan nasih. Begitulah saya, penyuka jengkol. Entah sejak kapan, saya lupa. Tapi yang pasti, ketika saya suka jengkol, saya tidak suka pete. Continue reading “Suka Jengkol? Yuk Coba Makan di Cafe D’Jengkol yang Memiliki Suasana Nyaman”