PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah, Produk Asuransi Terjangkau dengan 8 Keunggulan

Konferensi Zoom Prudential

Pandemi Covid-19 tidak hanya membuka mata masyarakat soal pentingnya tabungan atau dana cadangan tetapi juga soal asuransi jiwa dan kesehatan. Hal ini didasari karena masyarakat sadar bahwa Covid-19 menyerang dengan cepat dan perlu diantisipasi dengan baik.

Selain tentunya dengan menjaga kesehatan, masyarakat juga mulai sadar bahwa mereka perlu asuransi kesehatan sebagai proteksi dini. Terlebih karena faktanya, berdasarkan data survey 2020 Global Medical Trends Survey Report yang dilakukan Willis Towers Watson, terjadi kenaikan biaya pengobatan dari tahun 2017 sampai 2019. 

Dari survey tersebut, Indonesia mengalami kenaikan biaya pengobatan rata-rata 31,80%. Angka ini sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan kenaikan rata-rata Tiongkok dan India, dua negara dengan penduduk terbesar di dunia. Sementara pada 2019, diperkirakan biaya pengobatan meningkat 10,8% dari 2018.

Sudah pasti tidak ada lagi kalimat “Gimana nanti?” jika menilik survey tersebut. Tanpa survey pun sebenarnya kenaikan biaya pengobatan memang nyata adanya. Apalagi efek inflasi yang memang tidak terhindarkan. 

Tapi, kenaikan biaya pengobatan ini seharusnya tidak perlu ditakuti jika memang kita sudah mempersiapkan dengan baik. Salah satunya dengan perlindungan asuransi dari Prudential. 

Prudential dan Pentingnya Asuransi 

Mengapa perlindungan asuransi sangat penting? Karena ternyata, masih banyak orang yang merogoh kocek sendiri untuk berobat di rumah sakit. Dan seperti data yang ditunjukan sebelumnya, biaya pengobatan semakin hari semakin mahal. Tetapi masih banyak masyarakat yang justru tidak memakai asuransi. 

Contohnya berdasarkan riset pada 2015. Riset tersebut dilakukan di 6 provinsi besar di Indonesia dengan peserta asuransi yang baru keluar dari rumah sakit. Dari data tersebut, terdapat 18% dari 2.728 pasien yang membayar biaya pengobatan tanpa menggunakan perlindungan asuransi alias memakai uang pribadi. 

Merespon fenomena ini, Prudential Indonesia menghadirkan produk yang dinamakan PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah. Kedua produk ini diperkenalkan pada konferensi via Zoom pada Selasa, 30 Juni 2020 lalu. Konferensi ini dihadiri oleh para media nasional dan juga blogger, termasuk saya.

Konferensi Zoom Prudential
Konferensi Zoom pada Peluncuran PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah

Pada kesempatan tersebut, saya mendapatkan insight baru seputar asuransi dan produk dari Prudential. Terutama produk  PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah

PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah  ini merupakan dua produk asuransi kesehatan dari Prudential yang ditujukan untuk keluarga Indonesia untuk melindungi dari biaya kesehatan yang membengkak. Peserta layanan ini nantinya akan mendapat manfaat seperti biaya yang sesuai tagihan rumah sakit untuk manfaat tertentu. 

Himawan Purnama yang menjabat sebagai Head of Product Development Prudential Indonesia, menjelaskan lebih rinci tentang kehadiran PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah. 

Konferensi Zoom Prudential
Pak Jens Reisch (President Director Prudential Indonesia)-kiri atas; Pak Himawan Purnama (Head of Product Development Prudential Indonesia-kanan atas); dan Prof. Budi Hidayat, SKM, MPPM, Ph.D ( Pakar Ekonomi dan Asuransi Kesehatan)-bawah.⁣

Menurutnya, kedua produk ini hadir sebagai solusi akan kebutuhan solusi yang terjangkau bagi keluarga Indonesia. Produk ini merupakan proteksi kesehatan murni tanpa komponen investasi yang komplit. Produk ini juga memiliki memiliki fleksibilitas tinggi pada pilihan perlindungan kesehatan serta jangkauan hingga ke seluruh dunia. 

President Director Prudential Indonesia, Jens Reisch, pada kesempatan yang sama mengatakan kalau hadirnya Covid-19 menjadi suatu pelajaran penting bagi masyarakat tentang resiko kesehatan yang bisa menyerang siapa saja tanpa diprediksi. Dan pandemi ini juga tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi juga masalah finansial keluarga. 

Keunggulan ProSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah

Untuk itulah, ProSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah hadir sebagai solusi asuransi kesehatan murni yang terjangkau dan terfokus pada perlindungan kesehatan. Produk ini memiliki beberapa 8 keunggulan utama, yakni sebagai berikut. 

1. Fleksibilitas

ProSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah punya keunggulan dalam menentukan wilayah pertanggungan, tipe, dan batas kamar. 

2. Batas manfaat yang besar

ProSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah memiliki manfaat sampai Rp65 miliar dengan fasilitas PRUSolusi Sehat Limit Booster yang tergantung dengan plan yang dipilih.

3. Perlindungan seluruh dunia

Produk asuransi ini tidak hanya berlaku di Indonesia tetapi juga dapat dimanfaatkan di seluruh dunia yang tergabung dalam PRUMedical Network. 

4. Perlindungan penyakit berat

Produk asuransi ini dapat melindungi penyakit berat seperti rawat jalan kanker dan cuci darah. Perlindungannya bahkan sesuai tagihan, tanpa atau dengan rawat inap sebelumnya

5. Klaim di luar area

Produk asuransi ini dapat dimanfaatkan di luar wilayah pertanggungan dengan persentase tertentu. Tentunya hal ini harus mengacu ketentuan pada polis.

6. Batasan kunjungan dokter

ProSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah dapat dimanfaatkan untuk kunjungan dokter umum dan dokter spesialis 2 kali dalam sehari. 

7. Perlindungan rawat jalan

ProSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat memberi manfaat besar dalam perlindungan rawat jalan, baik sebelum atau sesudah tindakan bedat. Manfaatnya mencapai 30 hari sebelum dan 90 hari setelah tindakan bedah rawat jalan (one day surgery).

8. Perpanjangan pertanggungan

ProSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat memiliki pertanggungan sampai 1 tahun. Menariknya, masa pertanggungan dapat diperpanjang hingga tertanggung berusia 99 tahun.

Dengan keunggulan tersebut, jelas ProSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah jelas merupakan produk asuransi yang menarik. Terlebih di tengah kondisi pandemi, masyarakat harus bijak dalam menentukan perencanaan keuangan. 

Seperti yang dikatakan pula oleh Prof. Budi Hidayat, SKM, MPPM, PhD selaku pakar ekonomi dan asuransi kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Pada konferensi yang sama, beliau mengatakan kalau tantangan kesehatan sekarang semakin rumit karena hadirnya sejumlah resiko sakit sehingga perencanaan keuangan jadi satu hal yang krusial agar terhindar dari pengeluaran katastropik.

Menurut beliau, pembelanjaan untuk kesehatan ini bisa 10% dari total pendapatan. Itu berarti tiap bulannya, sebaiknya kita menyisihkan 10% pendapatan untuk asuransi kesehatan. Tentu asuransi kesehatan apapun bisa dipilih tetapi jelas ProSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah sangat menarik untuk dipertimbangkan. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s