Mengapa harus ngeblog? Gambar via jaytheanalyst.com

“Blog hanya curhat”

Begitulah yang ada dalam pikiran saya ketika saya membuat blog pertama kalinya, yakni tahun 2005 lewat platform Blogspot.

Itu berarti saya sudah mengenal blog sejak 10 tahun lalu.

Ketika itu saya masih selalu digalaukan oleh sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu penting (maklum lagi remaja). Menulis puisi, menulis cerita keresahan, dan menulis suara hati.

Mirip seperti buku diary.

Lima tahun kemudian, saya mengenal blog bukan sebagai tempat diary. Saya mengenal blog sebagai tempat menuangkan pikiran, tempat berkarya.

Sekitar awal tahun 2011, saya pun membuat blog ini sebagai tempat renungan saya. Tempat saya berbagi pikiran, baik cerpen, maupun tulisan resensi terhadap suatu film.

Masih tidak terlalu produktif karena waktu itu saya hanya menulis ketika saya ingin saja. Saya pun hanya bisa menulis puisi, cerpen, dan review film.Tapi, kemudian saya fokuskan kepada review film dan sesekali menulis review buku.

Membosankan? Yah, sedikit pembaca, sedikit komentar, semuanya seperti hampa. Blog saya pun tampak tak bernyawa.

Sedikit memikirkan bahwa mungkin memang tulisan tidak terlalu berguna. Atau terlalu kaku untuk dibaca. Perasaan-perasaan itu yang membuat saya seolah tak mau melanjutkan buat ngeblog.

Menemukan Tujuan Ngeblog

Appa tujuang blogmu? Gambar via dis-corp.com

Tahun 2014, barulah semuanya berubah. Mengenal orang-orang yang aktif sebagai blogger, mengenal blog-blog lain (blogwalking), dan bertemu komunitas baru semacam Blogger Bandung dan Warung Blogger membuat saya kembali bergairah menulis blog.

Tidak seproduktif yang lain memang tapi lebih produktif dibandingkan sebelumnya..

Tahun 2014 ini yang kemudian membuat saya mengubah pikiran tentang kegiatan blogging.

Yang tadinya hanya sebagai tempat curhat, yang tadinya hanya sebagai tempat berkarya, kini berubah sebagai sebuah tempat untuk menuliskan apapun yang dialami oleh saya.

Go for it untuk menulis apapun!

Makan di restoran tertentu, saya tulis.

Datang ke acara tertentu, saya tulis.

Bahkan, minum kopi pun, saya tulis.

Padahal saya tidak pernah terpikirkan bawah kegiatan kecil pun ternyata bisa menjadi sebuah tulisan menarik.

Sebuah pemikiran yang mengubah saya dari yang tadinya hanya membuat blog sebagai tempat cerita saja.

Bahkan, saya sempat berpikir bahwa blog hanya dikuasai oleh tulisan tips dari ibu-ibu muda perkotaan atau macam emak gaoel yang menuliskan lifestyle sekeliling mereka.

Maklum, waktu itu saya jalan-jalan ke blog lain, lebih banyak perempuan yang menulis dibandingkan laki-laki.

Perubahan inilah yang kemudian membuat saya lebih menyenangkan ketika menulis di blog.

Mengapa menyenangkan? Apa karena uang?

Ah itu wajar. Tapi bukan soal uang.

Kalau saya menulis blog karena uang, saya akan kembali seperti tahun-tahun sebelumnya. Ketika saya tidak produktif karena menulis di blog buang-bunga waktu dan tidak menghasilkan.

Uang hanya bonus.

Tujuan saya kedepan dengan blog adalah cerita tentang pengalaman saya.

Ini penting karena akan sangat membantu orang-orang yang betemu ke suatu tempat pertamkali atau menggunakan produk pertamakali.

Sungguh menyenangkan ketika di blogmu, ada banyak orang bertanya tentang apa yang telah saya alami terhadap produk tertentu.

Blog pengalaman atau cerita ini ternyata memang membantu. Membuat blogmu hidup dan tidak sekadar menulis review pesanan semata.

Inilah yang ingin saya bangun. Sebuah blog yang berisi cerita dan pengalaman ketika menggunakan sesuatu atau ketika saya berkunjung tempat baru.

Bukan menulis ide yang ada di internet untuk kemudian saya olah kembali.

Yang ingin saya bangun adalah sebuah blog yang memang penuh dengan cerita saya yang bisa bermanfaat terhadap banyak orang.

Menulis pengalaman juga akan membuat gaya tulisan saya berbeda ketika saya bekerja sebagai penulis konten yang lebih banyak mengambil sumber dari internet.

Dukungan Aplikasi Buat Ngeblog

Saya yakin, dengan konsep yang saya usung bersama blog saya ini, saya bisa berbagi banyak hal. Berbagai banyak pengalaman

Apalagi semua itu bisa saya lakukan dengan mudah berkat adanya aplikasi-aplikasi pendukung di perangkat mobile.

Beberapa aplikasi yang membantu saya diantaranya adalah Evernote dan Writer yang memudahkan saya menulis catatan atau menulis ide yang terlintas di kepala.

Writer dan Evernote yang memudahkan saya menulis dimana saja dan menuliskan ide yang terlintas
Writer dan Evernote 

Ada juga aplikasi  tools, seperti WordPress untuk melihat blog saya, dan juga Google Analytics untuk melihat statistik situs website tempat kantor saya bekerja

Aplikasi WordPress dan Google Analytics

Aplikasi tambahan lainnya yang membantu adalah Kurio, BaBe, dan Google Flipboard. Melalui aplikasi tersebut, saya menemukan berita atau topik terhangat yang bisa dijadikan bahan opini untuk blog saya.

Aplikasi kurasi berita sebagai inspirasi dan informasi

Aplikasi-aplikasi itu juga membantu saya dalam membuat konten di pekerjaan saya serta memberikan inpirasi untuk blog saya.

Itulah pengalaman dan tujuan saya membuat blog. Bersama blog ini, saya tidak ingin sekadar menulis tetapi lebih ke berbagi pengalaman kepada banyak orang.

Go For It Blog Competition

Advertisements