Lygia Nostalina, Sosok Single Parent yang Aktif di Berbagai Kegiatan Sosial

11221784_10205821153380537_7325486354046260107_n
Lygia Nostalina, sosok ibu yang selalu senyum dan semangat

 

Perempuan berkerudung itu selalu tampil aktif. Belakangan, ia sibuk dalam sebuah proyek berbasis berbasis sosial entrepreneur. Proyek tersebut melibatkan banyak pihak, termasuk dukungan dari  seorang artis, Wulan Guritno.

Proyek tersebut dinamakan Uplek, sebuah perusahaan rintisan yang fokus membantu pengembangan UKM di kota Bandung khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

Lygia bersama kawan-kawan Uplek berfoto bersama Wulan Guritno
Lygia bersama kawan-kawan Uplek berfoto bersama Wulan Guritno

Proyek tersebut tidak  mengejar finansial yang berarti bukanlah proyek binis dengan potensi penghasilan tinggi.

Proyek itu  bertujuan mulia yang dilakukan  perempuan berkerudung itu. Seorang perempuan, seorang ibu bernama Lygia Nostalina.

Siapa Lygia Nostalina?

Sosok Lygia ini pada awalnya saya kenal sebagai seorang penulis.

Bahkan, waktu saya mengenalnya lewat dunia maya, saya menilainya tak lebih dari sekadar penulis narsis dan hanya ingin mencari eksis. Maklum, statusnya waktu itu lebih banyak bicara soal kepenulisan.

Tapi seperti kata pepatah yang saya ubah, tak kenal maka hanya punya anggapan.

Sosok Lygia yang katanya mencintai hujan itu ternyata bukan sekadar penulis biasa. Lygia ini ternyata lebih dari sekadar “penulis”. Tanpa bermaksud menyinggung profesi penulis, lygia adalah sosok ibu yang seba bisa.

Ia penulis, ia blogger, ia inisiator, dan seorang socialpreuneur. Tapi, di atas itu semua ia tetaplah ibu yang mengayomi ketiga anaknya dengan kedua tangan terbukanya saja.
Bagaimana ia menjalani semua hal itu? Saya tak bisa membayangkannya sampai kemudian saya harus tahu sendiri dan menanyakan sendiri tentang dirinya, kehidupan pribadi, prestasi, dan hujan yang mungkin sejak lahir sangat ia cintai.

 

Lygia Sebagai Penulis

Anggapan saya kalau Lygia hanya penulis yang mencari eksis ternyata salah. Dia memang seorang penulis dengan jumlah karya yang bahkan saya sendiri belum mampu mencapainya.
A Cup of Tea for Single Mom dan A Cup of Tea for Complicated Relationship adalah dua buku yang memuat karya dari Ibu yang lahir di Jakarta, 18 September 1977 ini. Dua buku itu diterbikatn oleh Stiletto Books pada 2011 yang banyak bercerita soal motivasi.

Tema bukunya mirip seperti buku chicken soup (yang saya anggap pada awalnya sebagai buku tentang sup ayam) yang menyajikan kisah isnpiratif dari beberapa penulis, termasuk Lygia.

Buku-buku lainnya betema sama lantas muncul belakangan. Sebut saja Storycake for Ramadhan yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama, 2011)

Satu buku karya sendiri buatan Ibu Lygia ini adalah Hot Chocolate for Broken Heart (Cahaya Atma Pustaka, 2012).

Buku solo karya Lygia, sayangnya stocknya habis di salah satu toko buku online
Buku solo karya Lygia, sayangnya stocknya habis di salah satu toko buku online

 

Cuman segitu?

Tentu saja tidak. Lygia juga berkontribusi untuk beberapa buku yang menarik seperti Emak Gokil, Seribu Wajah Kupu-Kupu, Kumpulan Kisah Nyata, For The Love of Mom, dan Storycake for Amazing Mom yang diterbitkan tahun 2011.

 

 

Lygia Sebagai Blogger

 

Tidak hanya menulis buku, Lygia juga dikenal sebagai seorang narablog. Atau bahasa populernya, Blogger.

Bahkan sebelum menerbitkan buku, Lygia sudah lebih dulu menulis di blog yakni pada tahun 2007 dengan platform multiply yang sekarang sudah almarhum itu.

Tapi, kini ia punya beberapa blog yang cukup aktif ia isi. Blognya antara lain
http://www.pecandukuliner.com
http://www.lygiapecanduhujan.com
http://www.singlemomstories.com

Ia juga aktif di Kompasiana dan bisa membaca tulisan-tulisannya pada www.kompasiana.com/lygiapecanduhujan.

Lewat ngeblog ini, Lygia kerap mengisi pelatihan, diskusi atau workshop uuntuk  parapelajar dan umum.

Sosok Lygia sebagai blogger inilah yang membuat saya lebih banyak mengenal dia lebih dekat dibandingkan waktu saya hanya melihat dia lewat status-statusnya.

Oh yah, Lygia ini cukup sering memang lomba dan undian jika ada event Blogger. Ia sering memenangkan lomba Live Tweet. Bahkan, baru-baru ini ia mendapatkan undian televisi 40 inci dari salah satu brand.

Menang undian ini bukanlah keberuntungan tetapi rejeki yang dititipkan Tuhan dengan cara lain
Menang undian ini bukanlah keberuntungan tetapi rejeki yang dititipkan Tuhan dengan cara lain

Beruntung? Hmm saya yakin kemenangan itu bukan soal keberuntungan tetapi soal kekonsistenan dalam menjalankan profesi, termasuk ngeblog. Adapun berkah yang ia dapatkan tak lain dari rejeki yang Tuhan berikan padanya dengan cara yang lain.

 

Lygia Sebagai Inisiator

Peran Lygia sebagai inisiator tak hanya baru-baru ini yakni mendirikan sebuah media yang fokus pada pengembangan UKM. Jauh sebelum itu, Lygia telah menginisiasi beberapa kegiatan seperti membuat komunitas-komunitas penting.

Aktif dalam komunitas ini pada awalnya dimulai saat ia kuliah di Fakultas Hukum UI. Ia masuk tahun 1996 dan sudah mulai aktif dalam kegiatan komunitas. Kegiatan ini pun terus berlanjut meski ia sudah menikah dan punya tiga anak.

Keterlibatan Lygia dalam komunitas dapat dilihat dari foto-foto berikut ini.


12463566_10206651561260215_738143800_n12431277_10206651561900231_1115716086_n12431283_10206651561780228_1114151446_n

 

 

Contohnya, pada 2011 saat ia merintis aksi Pasukan Pembela Kebersihan. Aksi ini adalah aksi yang fokus pada kebersihan lingkungan di sekitar, terutama di keluarga. Salah satu aksi ini adalah mengampanyekan membawa kantong kresek sebagai tempat sampah agar tak buang sampah sembarangan.

Ia juga aktif dalam kegiatan sosial memberikan sumbangan buku seperti pada gambar berikut ini

12434133_10206651564140287_1759091043_n

12442844_10206651562740252_69718481_n

Sebuah aksi sederhana yang memberi manfaat dan berguna.

 

Belakangan Lygia aktif membantu orang yang membutuhkan. Ia membangun gerakan di media sosial untuk membantu satu keluarga yang memang sangat membutuhkan seperti pada gambar berikut ini.

Screenshot_14

Menariknya, tanpa perlu membuat kampanye di situs crowdfounding (urun dana), Lygia berhasil menggerakan banyak orang untuk turut membantu keluarga tersebut.

Selain itu, Lygia juga punya peranan dalam membantu urusan  perempuan dan ibu-ibu yang terlibat dalam masalah perceraian. Ia seringkali memberitahu motivasi  dan sering diminta menjadi pendamping nonformil untuk urusan tersebut.

Karena inilah, Lygia sering membuat status motivasi tentang kehidupan. Motivasi itu pun bukan sekadar bualan karena Lygia juga pernah mengalami pahitnya kehidupan.

Contoh kalimat motivasi yang ia buat sebagai berikut

Screenshot_12

Lygia Sebagai Seorang Socialpreuneur

Sudah saya sebut jika Lygia ini adalah seorang socialpreuneur. Bagi yng belum tahu, Socialpreuneur itu adalah seorang penggagas yang menciptakan sebuah peluang bisnis dengan fokus bukan hanya orientasi uang tetapi juga manfaat dan dampak posifit bagi masyarakat.

Dan hal tersebut ditunjukan oleh Lygia lewat aksi nyatanya dalam membangun pesantren yatim dhuafa di Cililin, Kabupaten Bandung.


12442876_10206651564820304_106701210_n

 

Kini, perannya sebagao socialpreuneur akan diuji lebih lanjut lewat perusahaan rintisannya, Uplek, yang memanf fokus pada pengembangan dan pembibingan calon-calon pengusaha UKM mulai dari nol.

 

Lygia Sebagai Seorang Ibu

Peran-peran Lygia yang banyak itu tidak melupakan perannya sebagai ibu dari tiga anak. Bahkan, ia mengurusi ketiga anaknya ini sendirian. Yah, Lygia adalah seorang single mother.

Suaminya meninggalkan dia. Tidak hanya sekali  tetapi dua kali.

Ia menikah tahun 2000 dan dikarunia dua anak. Sayangnya, usia pernikahannya hanya bertahan selama 6 tahun. Ia bercerai dengan suaminya. Dan pahitnya, perceraian ini karena masalah KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Ia sempat cerita kepada saya kalau ia pernah jadi korban KDRT sampai babak belur.

Pernyataan ini tentu membuat saya kaget, mengingat saya sering bertemu dengan wajah semangat dan selalu tersenyum yang bahkan tak terbayang “aura duka” di sekeliling tubuhnya.

Anak ketiga Lygia lahir dari suami kedua yang ia nikahi pada 2011. Malangnya, suami keduanya meninggalkannya setahun kemudian. Suaminya mengalami  kecelakaan sampai kemudian suaminya dipanggil Tuhan.

Kiah kedua ini membuat saya terharu. Saya pun mulai berpikir kalau masalah yang saya alami, bahkan yang sulit sekalipun, tak ada apa-apanya dibandingkan kisah seorang Lygia Nostalina.

Saya harus banyak belajar kepada Lygia yang murah senyum dan semangat itu.  Menjalani masalah yang bertubi-tubi, tidak membuat rapuh semangat hidupnya.

Itulah Lygia, sosok single mother yang terus bekerja dan membiayai ketiga anaknya meski hanya dengan aktivitas dia sebagai penulis, blogger, maupun sebagai seorang socialpreuneur.

Advertisements

“Buat Apa Membeli Oppo R7S Pas Tahun Baru Nanti?”

Kalau saja bukan karena Isyana, mungkin saya akan melupakan Oppo Neo 7. Tapi, perangkat itu begitu menarik perhatian. Begitu membawa saya tersihir untuk memilikinya.

Sayang sihirnya cepat berlalu. Ada sihir lain yang lebih menggoda saya. Lebih menggoda dibandingkan dede-dede gemes 16 orang dengan seragam sekolah Jepang. Lebih menarik jiwa meski Isyana selalau tetap dalam Jiwa.

 

Sihir itu adalah OPPO R7S

Bagiaman OPPO R7S mampu menyihir saya? Mari telisik sepesifikasinya.

 

 

Desain

Si muka kasing warna putih dengan sisi bening berkilau warna emas yang membuat saya lemas memegangnya. Betapa tidak, tangan ini terlalu begetar begitu tahu kalau desain OPPO R7S yang sangat slim dan pas digenggam.

Panjang 151.8 mm dengan lebar 75.4 mm membuat tangan saya pas memegangnya. Leibh nyaman dibandingkan smartphone lain dengan ukuran serupa.

Apalagi, dimensinya yang tergolong tipis, yakni 6.95 mm saja membuat smarpthone ini begitu ringkas dan tidak ringkih dibawa-bawa. Tengok saja gambarnya berikut ini.

20151218_124857

 

Gambar tersebut mengindikasikan saya agak tegang memegangnya. Padahal, kalau boleh cerita OPPO R7S ini hanya berbobot 155 gram. Sebuah bobot yang ringan untuk ukuran smartphone dengan layar 5,5 inci.

Tapi yang saya suka adalah bentuk desainnya yang membulat pada keempat sudut serta bagian belakang yang tidak melengkung membuat cukup pas menggenggamnya. Meskipun permukaan belakangnya rata, itu tidak membuat OPPO R7S menjadi licin

Layar

Apalah artinya desain menawan kalau layar tak mampu menghadirkan gambar tajam. OPPO R7S ah tidak muluk-muluk harus resolusi sangat tinggi. Dengan hanya 1080 x 1920 piksel dan dukungan kerapatan layar AMOLED 401 ppi, tampilan layarnya sudah benar-benar tajam dan jernih.

Saya sedang tidak membual. Saya melihatnya sendiri kalau pencahayaan smartphone OPPO R7S ini sangat memanjakan mata. Coba lihat baik-baik tampilan layarnya pada gambar berikut.

 

7

 

 

Gambar tidak pernah berbohong kawan. Tampilan layarnya yang cukup cerah mengindikasikan bahwa spesifikasi yang diusungnya tidak hanya nilai diatas kertas saja. Bukan sekadar omongan promosi, tapi memang ada bukti.

Bukti bahwa OPPO R7S adalah smarpthone dengan layar yang bening berkat dukungan 16 juta warna. Tidak hanya bening, tetapi juga tahan goresan berkat dukungan Corning Gorilla Glass 3.

 

Performa

Memilih smartphone dengan chipset Qualcomm MSM8939 Snapdragon 615 merupakan salah satu keputusan bijak. Chipset ini memang bukan yang teratas untuk kelas Snapdragon.

Tapi Snapdragon 615 yang mengusung prosesor octa core (delapan inti) sudah memiliki kemampuan bagus dalam menjalankan berbagai aplikasi.

Hemat saya, pilihan Snapdragon 615 itu merupakan pilihan baik untuk OPPO R7S. Itu karena chipset ini bekerja lebih efektif dalam menjalankan aplikasi. Efektif dalam hal ini adalah Snapdragon 615 akan bekerja sesuai kebutuhan aplikasi tersebut.

Contohnya, jika OPPO R7S menjalankan aplikasi ringan seperti media sosial atau aplikasi chat, maka prosesor yang bekerja adalah kluster prosesor quad core dengan kecepatan 1.0GHz.

Jika OPPO R7S menjalankan aplikasi berat yang membutuhkan dapur pacu lebih kencang, maka kluster prosesor quad core dengan kecepatan hingga 1.7GHz lah yang bekerja.

Jadi, harus dipahami bahwa OPPO R7S ini memang mengusung prosesor octa core. Tetapi, prosesornya berjalan dengan dua kluster sesuai kebutuhan.

Saat test grafis dan performa lewat AnTuTu
Saat test grafis dan performa lewat AnTuTu

Meskipun berjalan dengan dua kluster, tenang saja, OPPO R7S mampu melibas berbagai games berat dengan lancar. Beberapa games dengan grafis berat (sekelas HD0 seperti Asphalt 8, MORTAL KOMBAT X, Godfire: Rise of Prometheus, lancar dijalankan.

Games-games tersebut juga dapat berjalan dengan dukungan pengolah grafisAdreno 405 yang tersemat di chipset Snapdragon 615. GPU salah satu kelas GPU yang cukup bisa diandalkan.

Oh yah, jangan lupakan sokongan RAM 4GB yang membuat OPPO R7S bisa melakukan kinerja multitasking dengan baik.

Dengan segala spesifikasi tersebut, nilai AnTuTu yang didapat OPPO R7S cukup tinggi, yakni pada angka 37875.

Saya juga menguji nilai AnTuTu smartphone ini dan menghasilkan nilai yang sama dengan nilai AnTuTu yang didapatkan salah satu media teknologi luar ternama.
Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dengan smartphone dengan spesifikasi hampir serupa dan pada kisaran harga yang sama.

 

Kamera

“Penggoda” terbesar dari OPPO R7S adalah sisi kameranya. Alasannya, jelas karena kamera belakangnya yang mengusung resolusi 13MP serta kamera depannya yang mengusung resolusi 8MP.

Cocok untuk selfie? Sangat cocok sekali. Aaplagi, kamera depannya dilengkapi dengan fitur Beautify 3.0 yang akan mempercantik foto diri.

Kamera 13MP pada bagian belakang tentu saja jadi yang paling menawan. Saya bisa menangkap gambar dengan kualitas RAW, Ultra HD, panorama, rana lambat, HDR, dan tentu panorama.

Bahkan, saya bisa membuat foto audio dan animasi GIF yang menarik. Kalau Anda tidak percaya, silakan lihat video ketika saya mencoba kamera OPPO R7S di Oppo Store.

 

 

Kualitas kamera yang luar biasa itu adalah berkat fitur Pure Image 2.0+ yang merupakan software khusus untuk mengoptimalkan fitur kamera di smarpthone OPPO.  Terlebih mengusung OPPO R7S mengusung konsep “New Flash Shot” yang berarti mengabadikan momen berharga dan tak terduga dengan potret yang fantastis

 

Baterai

Bagaimana dengan kapasitas baterai? Saya tadinya berpikir jika baterai OPPO R7S ini akan sama dengan saudaranya yang hadir lebih dulu, OPPO R7 dengan kapasitas 2320 mAh.

Kalaupun ada penambahan kapasitas baterai, paling peningkatannnya hanya 100 mAh atau 200 mAh.

Nyatanya, OPPO R7S telah hadir dengan jenis baterai LI-Po 3070 mAh. Baterainya merupakan jenis unremovable atau baterai yang tidak bisa dilepas. Meski tidak dilepas, tidak perlu khawatir karena kapasitas baterai OPPO R7S cukup tahan lama.

Selain itu, OPPO R7S telah dilengkapi dengan VOOC flash charge. Fitur ini memungkinkan OPPO R7S membutuhkan waktu 5 menit saja untuk keperluan menelepon 2 jam lamanya.

Jika ingin mencapai baterai yang hampir penuh, cukup isi selama 50 jam untuk mendapatkan kapasitas sampai 90%.

 

Sistem Operasi

OPPO R7S mengusung sistem operasi berbasis Android OS, 5.1 Lolipop.

Tapi, tampilan antarmukanya menggunakan colorOS 2.1 yang memiliki tampilan antarmuka yang menarik dengan desain icon yang unik seperti berikut ini.

Tampilan ColorOS
Tampilan ColorOS

Tampak terlihat bukan bahwa colorOS 2.1 lebih bisa menata aplikasi dengan rapi.

Namun, colorOS 2.1 bukan soal tampilan saja. colorOS 2.1 juga menyuntukan fitur-fitur seperti peningkatakan kecepatan sampai 30%, membuka aplikasi dengan sangat cepat, dan sistem pembersihan otomatis yang sudah terintegrasi.

Maksudnya apa?

Begini, terkadang untuk membuang cache file dan junk files pada smartphone, maka kita pasti akan menginstal aplikasi pembersiih atau clean pihak ketiga.

Ini membuat repot karena terkadang aplikasi pembersih tersebut membawa malware yang berbahaya.

Nah, dengan pembersih yang sudah dibawa oleh colorOS 2.1, kita tidak perlu menginstal aplikasi apapun lagi.

 

Konektivitas

Saat ini kebutuhan smartphone adalah smartphone yang mendukung konektivitas 4G. Nah, OPPO R7S ini sudah mendukung 4G LTE dengan bands 1/3/5/7/8/20/TD-40.

Jaringan 3G juga masih didukung kok. Jadi, ketika kita berada di wilayah yang tidak ada sinyal 4G, maka smartphone ini akan mencari sinyal 3G.

Yang cukup menarik, ada dua slot SIM yang tersemat pada OPPO R7S ini.

Dua slot ini bisa dikombinasikan dengan kombinasi pertama untuk penggunaan micro-SIM dan mano-SIM. Kombinasi kedua adalah micro-SIM dan micro-SD. Lihat pada gambar

Jika Anda ingin memakai slot satu lagi untuk micro-SD, maka Anda hanya bisa menggunakan satu SIM.

Jika tidak, Anda bisa menggunakan keduanya untuk kartu SIM (hanya saja slot kedua adalah nano-SIM).

Oh yah micro-SD yang didukung oleh smarphone ini sampai 128GB lho. Tapi jika Anda belum mau menggunakan slot micro-SD, sebaiknya slot kedua digunakan untuk kebutuhan penggunaan SIM.

Tenang saja, kapasitas penyimpanan di OPPO R7S cukup besar, yakni 32GB. Untuk melihat spesifikasi lebih lengkap, Anda bisa melihat tabel berikut ini

Pertanyaannya sekarang, spesifikasi yang diusung OPPO R7S ini cukup layakah untuk dibeli?

Kalau menurut saya yah, yah sangat layak dengan harga Rp 4.999.999, Anda bisa mendapatkan berbagai kelebihan tersebut.

Spesifikasi Oppo R7S
Spesifikasi Oppo R7S

7 Alasan memilih OPPO R7S

Keyakinan saya semakin mantap untuk memiliki OPPO R7S ini. Seorang teman bilang, buat apa sih beli OPPO R7S ini?

Saya mungkin tidak bisa menjelaskan secara teknis seperti yang sudah saya paparkan diatas kepada teman saya. Saya hanya bisa jelaskan 7 alasan mengapa saya harus memiliki OPPO R7S ini.

1. Pure Image 2.0+

Ini alasan penting yang tidak boleh saya acuhkan. Pure Image 2.0+ membawa semua hal yang saya butuhkan untuk keperluan memotret, terutama menjelang tahun baru. Kan asyik ketika saya memotret kembang api dengna mode GIF seperti yang saya demokan pada video.

Fitur pada PureImage 2.0+
Fitur pada PureImage 2.0+
Fitur pada PureImage 2.0+
Fitur pada PureImage 2.0+

Fitur-fitur lain tidak kalah penting. Fiutr Ultra HD yang membuat saya bisa memotret objek dengna detail kuaitas tinggi. Tentu saja saya tidak akan melewatkan fitur-fitur lainnya yang ada di Pure Image 2.0+ ini

 

2. Musik

Saya sering mendengarkan musik lewat smarpthone. Dan dengan OPPO R7S, pengalaman mendengarkan musik menjadi lebih menarik dan beda.

Alasannya karena kemudahan saya dalam mengatur volume atau suara dengan hanya menggerakan dua jari pada layar seperti pada gambar berikut ini.

Pengaturan suara yang lebih mudah dengan kedua jari
Pengaturan suara yang lebih mudah dengan kedua jari

 

3. VOCC charge

Saya kadang lebih membutuhkan smarpthone dengan waktu menyala yang lebih lama. Karena itu, OPPO R7S adalah pilihan tepat dengan dukungan kapasitas baterainya yang besar. Teknologi VOCC Charge juga membantu saya karena kadang saya butuh waktu pengisian ulang yang lebih cepat.

Apalagi jika saya ada acara seharian seperti kegiatan blog, liputan, atau kegiatan lainnya yang membuat saya harus selalu terhubung dengan smartphone.

 

4. ColorOS 2.1

Menyortir ikon aplikasi, kecepatan membuka aplikasi, pembersihan file yang terintegrasi yang bahkan bisa otomatis bekerja, serta, security centerr membuat ColorOS 2.1 tak sekadar tampilan. ColorOS 2.1 adalah sebuah sistem yang membuat smarpthone OPPO R7S menjadi lebih menarik untuk saya gunakan.

 

5. Dukungan Memori yang Besar

Pilihan memori internal 32GB serta dukungan microSD hingga 128GB merupakan pilihan yang tepat yang dilakukan OPPO pada OPPO R7S. Kapasitas yang besar ini membuat saya bisa lebih banyak menyimpan foto dan beberapa games dengan ukuran file tinggi.

Memiliki smarpthone dengan total penyimpanan 160GB tentunya serasa membawa sebuah penyimpanan besar yang bisa mudah dibawa kemanapun.

6. RAM 4GB

Memiliki smartphone dengan RAM 1GB saat ini bukan pilihan tepat. Apalagi pemakaian saya yang kadang menjalankan aplikasi lebih dari satu. Saya kadang membuka aplikasi media sosial, games berat, browser, dan lainnya secara bersamaan.

RAM 2GB rasanya terasa kurang?

Saya butuh kapasitas RAM 4GB agar saya bisa lebih leluasa melakukan multitasking. Dan OPPO R7S adalah pilihan tepat untuk saya.

 20151218_124905

7. Konektivitas 4G

Di kawasan saya yang sudah mendukung 4G, rasanya hambar kalau saat ini saya masih menggunakan 4G. Untuk itulah saya membuthkan smarpthone yang mendukung 4G yang memiliki kecepatan bekali-kali lipat dibandingkan 3G.
Dan OPPO R7S adalah pilihan tepat karena mendukung 4G dengna dukungan LTE Band yang banyak.

Membawa smartphone ini ke malam tahun baru di kawasan 4G tentu akan membuat saya bisa berbagi momen dengan banyak orang di internet. Momen yang Oppo sebut sebagai “All About Flash”

Nah, itulah alasann-alasan mengapa OPPO R7S adalah smartphone yang cocok untuk saya. Kalaupun ada yang nanya,

“Bat apa membeli OPPO R7S?”,

Saya jawab saja “Karena memilih smartphone hanya karena merek tidaklah cukup”. Lihatlah speesifikasi dan fiturnya yang lebih penting dibandingkan sebuah merek yang ternyata tidak memberi kepuasan.

Atau untuk menutup tulisan ini sekaligus “menutup mulut teman saya”, saya tinggal berikan video unboxing OPPO R7S berikut ini pada teman saya.

4 Hal Penting Terkait Reportase Ala Blogger

Ingat betul ketika tulisan kritik film saya dinilai sebagai “tulisan kritik yang sama ala-ala blogger pada umumnya”. Yang menilai adalah teman dekat yang kebetulan seorang wartawan yang sering mengulas film dengan baik.

Saya berterimakasih padanya karena dia mau membaca ulasan film saya di blog ini.

Saya juga tidak mempermasalahkan dengan komentar dia. Karena memang saya masih perlu banyak belajar soal menilai sebuah film. Pun karena saya seorang blogger dan kebetulan dia adalah seorang jurnalis membuat saya juga memakluminya.
Saya mengakuti bahwa tulisan seorang blogger dan seorang wartawan tentu ada bedanya. Perbedaan paling mendasar adalah soal kualitas. Saya cukup meyakini kalau tulisan saya (sebagai blogger) masih jauh dari standar dibandingkan para wartawan.

Apalagi dalam menulis reportase yang memang merupakan salah satu kerja jurnalistik. Saya percaya para pekerja jurnalistik bisa menuliskan reportasi dengan baik dibandingkan saya. Toh, memang mereka sering melakukan itu.

Tapi apa yang saya percayai ternyata salah.

Syaifudin Sayuti yang meyakinkan saya tentang hal inii saat diskusi kelas Blogger, 18 Desember 2015 di Rumah Kudo Bandung, Jalan Setiabudi Nomor 112.

Pada acara yang digagas oleh e-Commerce Kudo tersebut, Pak Sayuti menjelaskan bahwa blogger juga bisa membuat reportase yang tidak kalah hebat dengan para pekerja jurnalistik.

Yang paling penting adalah bahwa para blogger dalam membuat reportase harus tetap mengacu pada empat pondasi penting, yakni laporan, fakta, aktual, dan juga akurat.

Menurut beliau memang reportase jurnaliatik berbeda dengan reportase ala blogger. Tapi, baik reportase jurnaliatik maupun reportase ala blogger memiliki keempat pondasi tersebut.

Screenshot_19
Bagaimana sebenarnya keempat pondasi ini? Berikut penejelasannya.

1. Laporan

Reportase itu adalah sebuah laporan. Dan dalam laporan tersebut, harus mengandung 5W+1H yang memang merupakan formula lama tetapi harus selalu ada dalam setiap kerja jurnalisitik, termasuk reportase.

Itu berarfti, ketika saya menulis reportase (sebagai blogger), saya tidak boleh mengacuhkan 5W+1H ini. Yang dimaksud 5W+1H adalah What, When, Who, Where, Why, dan How.

Sebuah formula yang sudah diajarkan sejak bangku sekolah dulu.

2. Fakta

Sebuah reportase tidak bisa dibuat secara imajinatif. Artinya, tulisan reportase tidak bisa mengandung sesuatu yang fiktif. Jika ini kondisinya, maka reportase tersebut bukalan reportase melainkan sebuah fiksi.
Reportase yang baik itu bersifat nyata. Artinya, semua hal yang ditulis memang benar terjadi dan tidak mengarang-ngarang.

Contohnya pada awal paragraf tulisan ini, saya mengaitkan dengan pernyataan teman saya yang memang benar terjadi. Tidak dibuat-buat.
Inilah yang patut diperhatikan oleh para blogger. Karena bisa saja (atau mungkin sudah ada) blogger yang membuat ilustrasi atau kejadian yang sebenarnya tidak terjadi tetapi dibuat-buat seolah terjadi agar menyambung dengan tulisan reportase yang dibuat.

3. Aktual

Reportase tidak hanya bersifat fakta tetapi juga harus aktual. Atau aktual dalam hal ini adalah reportase yang disajikan adalah baru saja terjadi.

Jangan sampai sebuah reportase dibuat lama sekali. Misal, seorang blogger menghadiri peluncuran sebuah produk pada minggu pertama. Tapi, ia baru membuat reportase pada akhir minggu keempat.

Nah, jika menilik kejadian tersebut, maka reportase yang disajikan blogger tersebut tidak aktual.

Ini yagn penting, sekaligus menjadi pelajaran penting buat saya yang kadang sering menuliskan reportase lama sekali.

4. Akurat (Ada di lokasi)

Unsur keempat ini adalah pelengkap tetapi juga penting dalam reportase. Sebuah reportase yang baik harus benar-benar akurat. Keakuratan tersebut bisa dibuktikan dengan cara bahwa si blogger tersebut benar-benar ada lokasi atau tempat kejadian.
Keempat poin inilah yang sangat penting dimiliki dalam kerja “reportase ala blogger”. Blogger tidak perlu takut kualitas tulisannya lebih jelek dari para pekerja jurnalisti (termasuk dalam reportase juga).

Menurut beliau, ada yang membuat reportase blogger menjadi unik, yakni soal pengemasan 5W+1H yang lebih luwes dibandingkan para pekerjan jurnalistik. Selain itu, blogger juga tidak terikat dengan “kekakuan” ala tulisan reportase para pekerja jurnalistik yang memang sudah memiliki pakem tersendiri.
Dari kejadian ini, tentu saja saya jadi paham dan lebih percaya diri dalam menulis di blog (termasuk reportase). Saya tidak perlu takut kalah dengan para pekerja jurnalistik.

Jangan Percaya Harbolnas di Zalora! Diskonnya Gak Masuk Akal

Screenshot_2

Dulu, saya tidak pernah percaya dengan diskon yang ada di mall-mall. Bagi saya, diskon itu hanya sebagai daya tarik saja. Saya percaya barang-barang yang dijual tersebut sebenarnya tidak didiskon tetapi memang itu harga aslinya.

Karena itu saya jarang atau hampir tidak pernah belanja di mall-mall untuk sekadar membeli pakaian, tas, atau keperluan lainnya.

Kalaupun saya memerlukan barang tersebut, saya lebih senang berbelanjanya di internet.
Yah, beberapa tahun belakangan ini, saya lebih sering belanja secara online lewat situs-situs e-Commerce. Menurut saya, belanja online di situs e-commerce malah lebih murah. Saya juga tidak perlu repot untuk sekadar datang ke mall hanya membeli satu atau dua baju.

Semuanya, saya bisa lakukan dengan online.

Tapi, memang saya harus akui, e-commerce juga melakukan diskon yang sebenarnya bukanlah diskon. Itu hanya sekadar daya tarik agar kita berkunjung ke situsnya. Yah, orang-orang Indonesia seperti kita ini memang menyukai diskon sih.

Jadi, saya tidak pernah mempermasalahkan kalau barang tersebut diskon atau tidak. Toh, setiap bulan selalu promo. Saya pikir kalau belanja tinggal belanja, tidak usah menunggu diskon. Toh sama saja.

Sebelum Desember, saya selalu mendengar bahwa akan ada yang dinamakan Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional.  Dan, saya sudah tahu kalau pada event ini bakalan ada promo diskon.

Promo yang menurut saya sekadar gimmick belaka. Coba saja lihat beberapa e-Commerce yang memberikan diskon sampai murah-murah sekali.. Gila apa, gak rugi tuh.

Gak rugi sih, karena yang didiskon cuman satu.

Kalau saya sih, percaya itu cuman sebagai daya tarik saja.

Jadi, saya pikir saya tidak akan percaya Harbolnas sama seperti saya tidak percaya diskon pada hari-hari sebelumnya.

Apalagi Zalora. Buat apa saya percaya situs fashion terkemuka ini? Zalora cuman ikut-ikutan Harbolnas.

E-commerce yang lain dikson besar untuk satu produk dan diperebutkan, siapa cepat dia depat,. Zalora malah ikutan-ikutan diskon gilanya, yakni sampai 80%. Bedanya, Zalora menghadirkan banyak produk dengan diskon segila itu.

Screenshot_1

Sama-sama “gila” sih. Tapi, sih mending jangan percaya promo diskon Zalora di http://www.zalora.co.id/diskon-1212/. Tapi yah jangan sedih kalau nanti lewat Harbonal barang-barangnya mahal.

Gak usah juga cari-cari produk murahnya sampai menghabiskan waktu.

Mending dduduk dan nikmatin kesibukan orang-orang yang ramai bahas Harbolnas. Gak usah belanja.

Sekali lagi, “Jangan percaya” juga diskon gila dan gak masuk akal di  Zalora!. Tapi, kalau teman-teman lain dapat produk diskon dari Zalora pada Harbolnas. Yah, jangan kecewa.

Kalau tertarik salah satu produknya di lain waktu, siap-siap harganya bisa menguras uang saku.

Jadi simpulannya, tidak usahlah ribut soal Harbolnas di Zalora yang berlangsung dari 10 sampai 12 Desember 2015 ini. Promo gilanya kan tidak masuk akal. Masa sepatu dan jam tangan yang ada di gambar bawah ini diskonnya sampai tinggi gitu.

produk cowok dengan diskon gila sepert ini?
produk cowok dengan diskon gila sepert ini?

 

Para wanita juga jangan percaya Zalora. Lewatkan saja Harbolnas, beli produk tas, jam tangan cantik, dan sepatu keren di bawah ini lain kali saja. Paling nanti  membayar lebih mahal.

 

diskonnya itu lho, mau percaya? terserah sih
diskonnya itu lho, mau percaya? terserah sih

Produk-produk lainnya juga didiskon dengan “diskon gila”. Coba lebih masuk akal mana, e-Commerce yang menjual satu produk diskon gila atau banyak produk dengan diskon yang lebih gila?

Makannya, jangan percaya Zalora di Harbonas! Tapi kalau mau ketinggalan diskon sampai 80% sih, terserah. Kan katanya Ini cuman gimmick lho. Paling kalau dilewatkan, di lain waktu harganya akan naik.

Saya sih cuman menyampaikan opini. Opini mana? Itu lho, opini tentang e-Commerce yang hanya menghadirkan diskon sebagai daya tarik saja. Apalagi Zalora di Harbolnas. Ketingalan diskon besar kan bukan masalah? Yah, paling cuman penyesalan ketika ingin beli produk fashion eh harganya malah mahal di hari biasa.

Soalnya di Harbolnas, Zalora kasih diskon gak masuk akal.

#MaranggiSteakFest, Sisi Berbeda dari Purwakarta

Purwakarta punya cerita. Sebuah cerita yang bahkan saya anggap biasa menjadi luar biasa ketika terlbat didalamnya.

Saya terlibat dalam cerita Purwakarta. Tepatnya, di satu malam pada Sabtu, 5 Desember 2015. Bukan soal tentang bupati yang katanya kontroversial atau soal lainnya yang ramai dibicarakan di media massa.

Saya terlibat dalam cerita berbeda yang justru membuat saya lupa cerita– cerita Purwakarta yang banyak beredar di media.

Cerita itu adalah Festival Steak Maranggi. Sebuah cerita menarik dari sebuah kabupaten yang dulu saya pandang sebelah mata saja ketika pergi dari Bandung ke Jakarta.

Gerbang Depan Festival Steak Maranggi
Gerbang Depan Festival Steak Maranggi

Apa sih istimewanya Festival Steak Maranggi?

Ada banyak cerita istimewa yang saya alami ketika berada di gelaran Festival Steak Maranggi atau #MaranggiSteakFest.
Pertama, sebelum event berlangsung, saya punya kesempatan ngobrol terlebih dulu bersama Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Pada kesempatan ngobrol tersebut, saya baru tahu kalau gelaran #MaranggiSteakFest ini bertujuan untuk lebih memasyaratkan steak khas dari Purwakarta.

Ngobrol dan makan dengan Bupati Purwakarta
Ngobrol dan makan dengan Bupati Purwakarta

Pernyataan tersebut merujuk pada pertanyaan dalam hati saya : “mengapa tidak sate saja yang diangkat?”

Dan ternyata, sate maranggi yang khas Purwakarta itu sudah dikenal. Pak Dedi Mulyadi perlu merasa melahirkan makanan khas tersendiri, yakni sebuah produk makanan baru yang tetap mencirikan khas Purwakarta.

Dan, makanan tersebut adalah Steak Maranggi. Pemilihan steak bertujuan agar Purwakarta punya steak khas sendiri yang tak kalah dengan steak dari luar negeri. Sementara penamaan “maranggi” mengacu pada ciri khas rasa sate Maranggi itu sendiri.

Kedua, saya berkesempatan berkunjung ke salah satu museum. Tapi, kujungan museum ini tidak ada hubungannya sih dengan event utamanya, yakni #MaranggiSteakFest.

Saya akan lewatkan cerita tentang kunjungan saya ke museum bernama Bale Panyawangan tersebyt. Nanti saya akan bercerita tentang museum yang saya datangi tersebut di lain kesempatan.
Ketiga, event utama yang tersaji, yakni event #MaranggiSteakFest yang berlangsung pada malam harinya.
Event inilah cerita utama saya di Purwakarta. Event ini juga yang membuat saya sedikit kagum dengan Purwakarta. Betapa tidak, event bertajuk festival ini dikemas dengan kemasan acara yang luar biasa.

Terlihat dari pembukaan festival yang diawali dengan tarian yang cukup menarik.

Tarian pembukaan Festival Steak Maranggi
Tarian pembukaan Festival Steak Maranggi

 

Dilanjut dengan sambutan dan gunting pita sebagai dibukannya ajang Festival Steak Maranggi ini.

Prosesi Gunting Pita
Prosesi Gunting Pita

Konsep utama festival ini sendiri adalah lomba menyajikan steak maranggi yang diikuti oleh para pelajar yang menjadi perwaklian dari sekolahnya masing-masing. Tentu saja sekolah yang ada di Kabupatan Purwakarta.

Pada event ini, mereka para pelajar tersebut harus bisa membuat steak maranggi terenak. Dan para peserta juga harus membuat steak langsung di tempat.

Ini contoh steak dari salah satu peserta.

Steak Maranggi buatan salah satu peserta
Steak Maranggi buatan salah satu peserta

Oh yah, penentuan pemenang pada gelaran ajang ini ditentukan oleh dewan juri. Dan, juri yang berkesempatan menilai adalah si cantik Chef Aiko.

//platform.twitter.com/widgets.js

 

Sayangnya, saya tidak berkesempatan melihat siapa pemenangnya. Hujan pada malam ini membuat saya harus berteduh dan sedikit menjauh dari kerumunan masa yang datang pada tiap-tiap tenda untuk sekadar mencoba steak maranggi buatan peserta.

Uniknya, meskipun hujan, ada beberapa orang yang tetap antusias dan mengikuti gelaran event ini. Tentu ini menandakan bahwa Festival Steak Maranggi ini menarik perhatian masyarakat Purwakarta pada khsuusnya dan juga masyarakat di luar Purwakarta pada umumnya. Beberapa media yang meliput acara ini menandakan bahwa acara ini juga mengundang perhatian ke banyak orang.

Kerumunan Orang di Festival Steak Maranggi
Kerumunan Orang di Festival Steak Maranggi

Itulah sekelimut cerita saya tentang #MaranggiSteakFest atau Festival Steak Maranggi yang digelar di Purwakarta. Sebuah cerita yang cukup menarik dan bisa melihat Purwakat lebih dekat dan berbeda.